KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Self-care atau perawatan kesehatan mandiri yang terintegrasi secara efektif ke dalam sistem kesehatan dinilai mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memperluas akses layanan, dan mengurangi beban fasilitas medis. Riset Economist Enterprise bertajuk Making self-care work: integrating self-care into health systems yang didukung Bayer menyebut praktik perawatan diri berpotensi memberikan manfaat ekonomi hingga sekitar US$179 miliar per tahun serta membantu negara mencapai Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC). Di tengah tekanan sistem kesehatan akibat meningkatnya populasi lansia, penyakit kronis, keterbatasan tenaga medis, dan kesenjangan akses, self-care semakin dipandang sebagai solusi untuk memperbaiki luaran kesehatan dan menciptakan layanan yang lebih berkelanjutan. Namun, penerapannya perlu didukung integrasi dengan sistem kesehatan formal, informasi tepercaya, keterjangkauan, serta mekanisme rujukan yang jelas.
Self-Care Perlu Terintegrasi ke Sistem Kesehatan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Self-care atau perawatan kesehatan mandiri yang terintegrasi secara efektif ke dalam sistem kesehatan dinilai mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memperluas akses layanan, dan mengurangi beban fasilitas medis. Riset Economist Enterprise bertajuk Making self-care work: integrating self-care into health systems yang didukung Bayer menyebut praktik perawatan diri berpotensi memberikan manfaat ekonomi hingga sekitar US$179 miliar per tahun serta membantu negara mencapai Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC). Di tengah tekanan sistem kesehatan akibat meningkatnya populasi lansia, penyakit kronis, keterbatasan tenaga medis, dan kesenjangan akses, self-care semakin dipandang sebagai solusi untuk memperbaiki luaran kesehatan dan menciptakan layanan yang lebih berkelanjutan. Namun, penerapannya perlu didukung integrasi dengan sistem kesehatan formal, informasi tepercaya, keterjangkauan, serta mekanisme rujukan yang jelas.