Selisih Dua Kali Lipat, Ini Penyebab Harga Toyota Hilux EV Lebih Mahal dari Diesel



KONTAN.CO.ID - TANGERANG. PT Toyota Astra Motor (TAM) baru saja merilis versi terbaru dari Toyota All New Hilux yang merupakan generasi ke sembilan. Tak hanya versi diesel, ini pertama kalinya pabrikan otomotif asal Jepang itu mengeluarkan segmen pickup 4x4 dalam format electric vehicle (EV).

Meski diperkenalkan bersamaan, versi EV dan diesel memiliki selisih harga yang sangat jauh. Perbedaannya bisa sampai 2 kali lipat lebih.

Tengok saja, harga All New Hilux 2.8E Diesel 4x4 E M/T dibanderol mulai Rp 466,3 juta OTR Jakarta. Sedangkan versi All New Hilux Battery EV dijual Rp 1,019 miliar OTR Jakarta.


Baca Juga: Toyota: Hilux Kuasai 70% Pasar Pick-up 4x4 di Indonesia

Marketing Director TAM Bansar Maduma menjelaskan, perbedaan harga All New Hilux dan EV tersebut karena teknologi dan komponen yang digunakan juga jauh berbeda.

“Hilux BEV menggunakan teknologi battery electric vehicle dengan sistem All Wheel Drive, dua motor listrik, serta baterai berkapasitas 59,2 kWh,” terang Bansar di GIIAS 2026, Senin (3/8).

Baterai ini ditempatkan di bawah dek penumpang tanpa mengurangi daya angkut, serta dilengkapi penguat dan under cover untuk melindunginya dari guncangan, benturan, dan kondisi ekstrem.

Apalagi tidak mudah memastikan kualitas baterai kendaraan listrik untuk mobil seperti Hilux. Baterai dan sistem penggeraknya harus tetap andal ketika digunakan di berbagai kondisi.

“Dibutuhkan investasi besar agar kendaraan ini dapat digunakan dengan baik, bukan hanya di perkotaan, tetapi juga di berbagai medan,” ungkap Bansar.

Baca Juga: Toyota Optimistis Penjualan Mobil Akan Membaik pada Semester II

Toyota menyematkan fitur select mode yang biasanya dihadirkan di SUV kelas premium. Dengan ini, pengemudi bisa mengendarai All New Hilux di berbagai jenis jalan tanpa kesulitan.

Adapun modenya terdiri atas Mogul untuk jalanan sangat tidak rata, Mud untuk keluar dari kubangan lumpur, Sand untuk mempertahankan putaran mesin, Rock untuk megunci rasio gigi dan memaksimalkan pengereman, Dirt untuk menjaga daya cengkram kendaraan, dan Auto untuk melakukan pengaturannya sendiri.

Namun, Toyota berharap, selisih harga ini tidak dipandang sebagai sesuatu yang negatif, melainkan sebagai konsekuensi teknologi. Teknologi New Hilux Batteray EV memang sudah bisa dirasakan dan cukup mumpuni.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News