Semakin Laris Di Tengah Krisis, Ini Harga Mobil Listrik BYD April 2026
Sabtu, 04 April 2026 13:53 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Mobil listrik BYD semakin laris di tengah ancaman krisis minyak dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Untuk Anda yang akan beralih ke mobil listrik, berikut daftar harga mobil listrik BYD terbaru, April 2026. Diberitakan Kompas.com, kinerja global BYD mulai menunjukkan sinyal positif di tengah tekanan krisis energi global. Produsen kendaraan listrik asal China ini mencatat penjualan yang tetap kuat, terutama ditopang oleh lonjakan ekspor ke berbagai negara. Berdasarkan data Globalchinaev, pada Maret 2026 BYD membukukan penjualan sebanyak 300.222 unit kendaraan energi baru (NEV). Secara tahunan (year-on-year/yoy), angka ini memang turun 20,5 persen, sekaligus memperpanjang tren penurunan tahunan menjadi tujuh bulan berturut-turut.
Namun, jika dilihat lebih dalam, performa BYD justru menunjukkan perbaikan dari sisi ekspor yang menjadi penopang utama pertumbuhan. Baca Juga: Harga Motor Listrik Naik April 2026! Cek Dulu Sebelum Beli! Ekspor Melonjak 65%, Jadi Penopang Utama Penjualan BYD ke pasar luar negeri mencapai 120.083 unit pada Maret 2026. Angka ini naik signifikan sebesar 65,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menjadi capaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Lonjakan ekspor ini tidak terlepas dari dampak krisis energi global, khususnya akibat gangguan distribusi minyak di Selat Hormuz. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara dan mempercepat peralihan konsumen ke kendaraan listrik. Sejumlah pasar utama seperti Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru dilaporkan mengalami peningkatan permintaan mobil listrik. Bahkan, showroom BYD di kawasan tersebut mencatat lonjakan pengunjung seiring naiknya harga bensin. Penjualan BEV dan Hybrid Seimbang Dari total penjualan, kendaraan penumpang masih menjadi kontributor utama dengan 295.693 unit. Menariknya, komposisi penjualan antara: - Battery Electric Vehicle (BEV): 147.601 unit - Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV): 148.092 unit Hal ini menunjukkan bahwa teknologi hybrid masih tetap diminati, meskipun tren elektrifikasi terus berkembang. Tonton: JK Kritik Keras WFH: Bikin Tak Kerja, Ekonomi Lumpuh! Penjualan BYD di Indonesia Ikut Tumbuh Di Indonesia, performa BYD juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan retail BYD meningkat signifikan pada awal 2026. Penjualan dari Januari ke Februari 2026 tumbuh sekitar 42,9 persen: - Januari 2026: 2.516 unit - Februari 2026: 3.596 unit Secara tahunan, penjualan Februari 2026 bahkan melonjak hingga 141,7 persen dibandingkan Februari 2025 yang hanya mencapai 1.488 unit. Prospek BYD di Tengah Krisis Energi Krisis energi global justru menjadi momentum bagi produsen kendaraan listrik seperti BYD untuk memperluas pasar. Kenaikan harga bahan bakar mendorong konsumen beralih ke kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan ekspor yang terus meningkat dan permintaan global yang menguat, BYD berpotensi mempertahankan tren positif meskipun masih menghadapi tekanan penurunan penjualan secara tahunan. Ke depan, kinerja BYD akan sangat bergantung pada stabilitas pasar energi global serta kemampuan perusahaan dalam menjaga daya saing di pasar internasional. Tonton: Trump Ancam Keluar dari NATO! Aliansi Barat Retak Gara-Gara Perang Iran Harga Mobil Listrik BYD
Harga mobil listrik BYD pada April 2026 ini masih sama seperti bulan sebelumnya. Berikut harga mobil listrik BYD: - Atto 1 Dynamic: Rp 199 juta - Atto 1 Premium: Rp 235 juta - Dolphin Dynamic: Rp 369 juta - Dolphin Premium: Rp 429 juta - Atto 3 Advanced: Rp 390 juta - Atto 3 Advanced Plus: Rp 415 juta - M6 Standard: Rp 383 juta - M6 Superior 7-seater: Rp 423 juta - M6 Superior Captain Seat: Rp 433 juta - New Seal Premium: Rp 639 juta - New Seal Performance (AWD): Rp 750 juta - Sealion 7 Premium: Rp 629 juta - Sealion 7 Performance: Rp 719 juta