KONTAN.CO.ID - SURABAYA, 27 Juni 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menggelar kegiatan Semarak Lelang Bank Jatim Tahun 2026 pada Sabtu (27/6) di Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Semarak Lelang yang selanjutnya akan diselenggarakan di tiga kota lainnya di Jawa Timur, yaitu Jember, Madiun, dan Malang. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur Arik Hariyono dan Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo. Pelaksanaan Semarak Lelang 2026 merupakan salah satu langkah strategis Bank Jatim dalam mempertemukan aset dengan pihak yang membutuhkan melalui mekanisme lelang yang terbuka, transparan, dan kompetitif. Melalui kegiatan ini, Bank Jatim berharap dapat menciptakan nilai tambah sekaligus memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat. Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam meningkatkan optimalisasi pengelolaan aset sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap aset-aset bernilai yang ditawarkan melalui mekanisme lelang resmi.
"Melalui Semarak Lelang Bank Jatim, kami ingin menghadirkan proses lelang yang semakin mudah diakses, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat untuk memperoleh aset berkualitas dengan harga yang kompetitif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Bank Jatim dalam memberikan nilai tambah bagi nasabah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur," ujarnya. Selain menjadi sarana transaksi aset, Semarak Lelang Bank Jatim juga membuka peluang bagi masyarakat dan nasabah untuk memiliki berbagai aset bernilai dengan harga yang kompetitif. Aset yang diperoleh melalui mekanisme lelang berpotensi memberikan manfaat ekonomi maupun nilai investasi yang menjanjikan di masa mendatang. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan talkshow yang menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah DJKN Jawa Timur dan FH UNAIR. Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh informasi dan wawasan mengenai mekanisme lelang, tata cara mengikuti lelang, hingga berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Bank Jatim berharap edukasi yang diberikan dalam kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses lelang sehingga semakin banyak nasabah yang dapat memanfaatkan layanan tersebut secara optimal. Pada kesempatan yang sama, Bank Jatim juga secara resmi meluncurkan Website Lelang Bank Jatim Generasi 2sebagai pengembangan dari platform sebelumnya. Website terbaru ini menghadirkan berbagai fitur baru yang semakin memudahkan masyarakat dalam mencari aset lelang. Melalui Website Lelang Gen 2, pengguna dapat mengakses informasi mengenai aset-aset dengan kategori hot deals atau aset yang mendekati harga likuidasi, berinteraksi langsung dengan petugas lelang, serta membagikan informasi aset kepada pihak lain melalui fitur unduh poster. Dengan berbagai penyempurnaan tersebut, Bank Jatim berharap website lelangbankjatim.co.id dapat menjadi portal utama pencarian aset lelang, khususnya di wilayah Jawa Timur, sekaligus meningkatkan kemudahan akses informasi dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan lelang. Melalui penyelenggaraan Semarak Lelang “Kami optimis dapat memperkuat ekosistem lelang yang semakin modern, transparan, dan inklusif, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pengelolaan aset dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Winardi. Sementara itu, Arik Hariyono menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Semarak Lelang Bank Jatim tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi wadah edukasi, kolaborasi, serta penguatan sinergi antar lembaga dalam meningkatkan pemanfaatan layanan lelang di Jawa Timur. “Tentu kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi, edukasi, dan penguatan sinergi antara DJKN, KPKNL, Bank Jatim, serta seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan pemanfaatan layanan lelang di Jawa Timur,” tuturnya.
Mengusung tema Modern, Terbuka, dan Terpercaya, DJKN menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi layanan lelang berbasis digital. Digitalisasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan proses lelang yang lebih transparan, mudah diakses masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap mekanisme lelang negara. Arik juga menerangkan bahwa Bank Jatim merupakan salah satu mitra strategis, khususnya dalam pelaksanaan lelang hak tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di wilayah Jawa Timur. Kerja sama yang telah terjalin selama bertahun-tahun dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam penyelesaian kredit bermasalah, optimalisasi pemanfaatan aset, hingga peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor lelang. “Ke depan, kami berharap sinergi dengan Bank Jatim semakin diperkuat melalui peningkatan nilai pokok lelang, optimalisasi kontribusi terhadap PNBP, serta perluasan pemanfaatan lelang sebagai solusi penyelesaian aset yang efektif, efisien, dan memberikan kepastian hukum. Semoga sinergi yang telah terbangun ini terus berkembang sehingga layanan lelang semakin optimal, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi,” tutup Arik. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News