KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan laba bersih sebesar Rp 80 miliar pada kuartal I-2026, tumbuh 89% secara tahunan atau year on year (YoY). Meski secara persentase melonjak tinggi, tetapi kualitas pertumbuhan laba perseroan masih tertekan oleh tingginya biaya produksi. Analis J.P. Morgan, Arnanto Januri dan Benny Kurniawan menilai pertumbuhan laba SMGR belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan fundamental operasional perusahaan. Dalam riset yang diterbitkan 30 April 2026, Arnanto dan Benny menyoroti kenaikan biaya yang masih membebani profitabilitas perseroan. "Pendapatan kuartal I-2026 tumbuh 8% YoY, ditopang kenaikan volume penjualan semen domestik. Namun, pertumbuhan laba secara absolut hanya sekitar Rp 37 miliar yang menunjukkan biaya masih tinggi dan menggerus operating leverage," tulis Arnanto dan Benny dalam risetnya.
Semen Indonesia (SMGR) Catat Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I, Cek Rekomendasi Sahamnya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan laba bersih sebesar Rp 80 miliar pada kuartal I-2026, tumbuh 89% secara tahunan atau year on year (YoY). Meski secara persentase melonjak tinggi, tetapi kualitas pertumbuhan laba perseroan masih tertekan oleh tingginya biaya produksi. Analis J.P. Morgan, Arnanto Januri dan Benny Kurniawan menilai pertumbuhan laba SMGR belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan fundamental operasional perusahaan. Dalam riset yang diterbitkan 30 April 2026, Arnanto dan Benny menyoroti kenaikan biaya yang masih membebani profitabilitas perseroan. "Pendapatan kuartal I-2026 tumbuh 8% YoY, ditopang kenaikan volume penjualan semen domestik. Namun, pertumbuhan laba secara absolut hanya sekitar Rp 37 miliar yang menunjukkan biaya masih tinggi dan menggerus operating leverage," tulis Arnanto dan Benny dalam risetnya.