Semen Indonesia (SMGR) Ekspor Perdana 11.275 MT Semen ke Reunion Island, Prancis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG memperluas pasar ekspor dengan menembus wilayah Eropa melalui pengiriman perdana 11.275 metrik ton (MT) semen ke Reunion Island, Prancis. 

Ekspor dilakukan melalui Pelabuhan Teluk Bayur, fasilitas milik PT Semen Padang, pada awal Mei 2026.

Pengiriman ini merupakan tahap awal dari total rencana ekspor sebesar 31.500 MT selama periode Mei hingga Juli 2026. Langkah tersebut menandai lanjutan ekspansi SIG setelah sebelumnya memperluas pasar ke kawasan Afrika.


Direktur Utama Semen Indonesia, Indrieffouny Indra, menyebut ekspansi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi perusahaan di pasar global. 

Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Genjot Bisnis Non-Semen, Bidik 89% Potensi Material Konstruksi

"Ekspor ke Reunion Island menunjukkan komitmen kami memperkuat posisi di pasar global sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Produk yang dikirim merupakan semen tipe CEM I 52.5 N yang telah mengantongi sertifikasi CE (Conformité Européenne). Sertifikasi ini menjadi syarat utama untuk memastikan produk memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan lingkungan di Uni Eropa.

Menurut Indrieffouny, keberhasilan memperoleh sertifikasi tersebut menjadi pintu masuk bagi produk SIG untuk bersaing di pasar Eropa, sekaligus mempertegas fokus perusahaan pada pengembangan produk semen beremisi lebih rendah.

Reunion Island dinilai sebagai pasar potensial seiring prospek pertumbuhan infrastruktur yang masih tinggi. SMGR melihat peluang untuk tidak hanya mengekspor semen, tetapi juga material bangunan lainnya ke wilayah tersebut.

 
SMGR Chart by TradingView

"Ke depan kami berharap dapat memperluas ekspor produk material bangunan untuk memenuhi kebutuhan konstruksi di sana," tambahnya.

Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Garap Pasar Afrika, Ekspor Perdana Klinker ke Mauritania

Ekspor ini juga menjadi bagian dari strategi transformasi SIG dalam meningkatkan utilisasi produksi dan memperluas pasar. 

Dalam pelaksanaannya, perusahaan menggandeng mitra strategis yang berfokus pada solusi konstruksi berkelanjutan, khususnya produk dengan emisi karbon rendah.

Melalui langkah ini, SIG berupaya menjaga keseimbangan antara penguatan pasar domestik dan optimalisasi peluang ekspor guna mendorong pertumbuhan kinerja di tengah persaingan industri semen global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News