JAKARTA. Rencana pemerintah mengatur ulang regulasi impor semen lewat debirokratisasi kebijakan, tak membuat produsen semen nasional khawatir. Walau nanti ada kebijakan keran impor semen dipermudah, pelaku industri semen domestik mengklaim masih punya daya saing. Agung Wiharto, Sekretaris Korporasi PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) bilang, jika prinsip debiroktatisasi bertujuan mempemudah impor, maka kebijakan itu tak akan menganggu bisnis semen domestik. "Biaya impor lebih mahal," kata Agung kepada KONTAN, Senin (21/9). Pemerintah berencana debirokratisasi kebijakan industri semen lewat revisi Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No 18/2012 jo Permenperin No 67/2014. Rencananya akan ada kemudahan persyaratan surat pendaftaran jenis semen, pertimbangan teknis non SNI (Standar Nasional Indonesia) dan penetapan IP-IT (Importir Produsen-Importir Terdaftar) semen, serta pengendalian dilakukan dengan post-audit.
Semen lokal siap hadapi serbuan impor
JAKARTA. Rencana pemerintah mengatur ulang regulasi impor semen lewat debirokratisasi kebijakan, tak membuat produsen semen nasional khawatir. Walau nanti ada kebijakan keran impor semen dipermudah, pelaku industri semen domestik mengklaim masih punya daya saing. Agung Wiharto, Sekretaris Korporasi PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) bilang, jika prinsip debiroktatisasi bertujuan mempemudah impor, maka kebijakan itu tak akan menganggu bisnis semen domestik. "Biaya impor lebih mahal," kata Agung kepada KONTAN, Senin (21/9). Pemerintah berencana debirokratisasi kebijakan industri semen lewat revisi Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No 18/2012 jo Permenperin No 67/2014. Rencananya akan ada kemudahan persyaratan surat pendaftaran jenis semen, pertimbangan teknis non SNI (Standar Nasional Indonesia) dan penetapan IP-IT (Importir Produsen-Importir Terdaftar) semen, serta pengendalian dilakukan dengan post-audit.