JAKARTA. Laporan tagihan sementara PT Indo Energi Alam Resources yang masuk dalam tim pengurus disebut masih terdapat permasalahan. Pasalnya salah satu kreditur masih belum diakui utangnya. Dari total tagihan sementara, tim pengurus mengatakan nilai Rp 100 miliar berasal dari 49 kreditur. Tim Pengurus, Allova H. Mengko mengatakan bahwa nilai tagihan sementara masih dapat berubah karena belum sampai pada tahap verifikasi tagihan final. “Masih ditunda pembahasannya, jadi besaran Rp 100 miliar belum tetap” ujar Allova, Kamis (12/3). Lebih lanjut Allova menyebutkan bahwa pihak debitur telah menyerahkan proposal rencana perdamaian, namun hal ini belum disampaikan kepada pihak kreditur. “Pengurus juga belum baca secara detail isi proposalnya” tandas Allova.
Sementara, total utang Indo Energi Alam Rp 100 M
JAKARTA. Laporan tagihan sementara PT Indo Energi Alam Resources yang masuk dalam tim pengurus disebut masih terdapat permasalahan. Pasalnya salah satu kreditur masih belum diakui utangnya. Dari total tagihan sementara, tim pengurus mengatakan nilai Rp 100 miliar berasal dari 49 kreditur. Tim Pengurus, Allova H. Mengko mengatakan bahwa nilai tagihan sementara masih dapat berubah karena belum sampai pada tahap verifikasi tagihan final. “Masih ditunda pembahasannya, jadi besaran Rp 100 miliar belum tetap” ujar Allova, Kamis (12/3). Lebih lanjut Allova menyebutkan bahwa pihak debitur telah menyerahkan proposal rencana perdamaian, namun hal ini belum disampaikan kepada pihak kreditur. “Pengurus juga belum baca secara detail isi proposalnya” tandas Allova.