Semester I-2016, pemerintah terbitkan 61% SBN



JAKARTA. Pemerintah telah menyiapkan strategi penerbitan utang tahun depan. Rencananya, pemerintah kembali akan mengeluarkan semua surat berharga negara (SBN) berdenominasi valuta asing (valas) pada semester pertama 2016 mendatang atau front loading.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Robert Pakpahan mengatakan, empat utang valas sebagai basis pembiayaan utangnya pada tahun ini akan dikeluarkan kembali pada tahun depan. Keempatnya yakni Global Bond, Euro Bond, Samurai Bond, dan Global Sukuk.

"Total opsi yang empat ini, plus yang lain kalau ada porsinya akan mendakti 30% dari total gross penerbitan SBN tahun depan," kata Robert, Senin (7/12). Adapun besaran gross SBN tahun depan sebesar Rp 532,4 triliun.


Adapun besaran pembiayaan yang akan dieksekusi hingga semester pertama 2016 sebesar 61% dari total gross SBN tahun depan. Namun, porsi penerbitan tersebut lebih rendah dari penerbitan SBN pada semester pertama tahun ini sebesar 63% dari total gross SBN pada tahun ini.

Sebelumnya, pemerintah juga menerbitkan SBN berdenominasi dollar AS pada awal Desember lalu sebesar US$ 3,5 miliar untuk kebutuhan pembiayaan proyek awal tahun 2016 atau pre funding. Menurut Robert, pre funding tersebut masuk dalam eksekusi pembiayaan tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News