JAKARTA. Pemerintah telah menyiapkan strategi penerbitan utang tahun depan. Rencananya, pemerintah kembali akan mengeluarkan semua surat berharga negara (SBN) berdenominasi valuta asing (valas) pada semester pertama 2016 mendatang atau front loading. Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Robert Pakpahan mengatakan, empat utang valas sebagai basis pembiayaan utangnya pada tahun ini akan dikeluarkan kembali pada tahun depan. Keempatnya yakni Global Bond, Euro Bond, Samurai Bond, dan Global Sukuk. "Total opsi yang empat ini, plus yang lain kalau ada porsinya akan mendakti 30% dari total gross penerbitan SBN tahun depan," kata Robert, Senin (7/12). Adapun besaran gross SBN tahun depan sebesar Rp 532,4 triliun.
Semester I-2016, pemerintah terbitkan 61% SBN
JAKARTA. Pemerintah telah menyiapkan strategi penerbitan utang tahun depan. Rencananya, pemerintah kembali akan mengeluarkan semua surat berharga negara (SBN) berdenominasi valuta asing (valas) pada semester pertama 2016 mendatang atau front loading. Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Robert Pakpahan mengatakan, empat utang valas sebagai basis pembiayaan utangnya pada tahun ini akan dikeluarkan kembali pada tahun depan. Keempatnya yakni Global Bond, Euro Bond, Samurai Bond, dan Global Sukuk. "Total opsi yang empat ini, plus yang lain kalau ada porsinya akan mendakti 30% dari total gross penerbitan SBN tahun depan," kata Robert, Senin (7/12). Adapun besaran gross SBN tahun depan sebesar Rp 532,4 triliun.