JAKARTA. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dalam enam bulan pertama tahun ini mencatat penurunan kinerja. Jika dilihat dari sisi penjualan, DMAS mencatatkan penurunan penjualan sebesar 23,51% dari sebelumnya Rp 1,28 triliun menjadi hanya Rp 976 miliar. Sementara, beban pokok pendapatan berhasil ditekan 17,31% dari sebelumnya Rp 470,28 miliar menjadi Rp 388,88 miliar. DMAS masih memiliki properti investasi berupa tanah seluas 6.960 meter persegi dan bangunan pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat yang disewakan kepada pihak ketiga. Untuk perolehan tanah, DMAS tercatat mendapatkan Rp 4,21 miliar dan bangunan pabrik senilai Rp 7,42 miliar. Sedangkan properti investasi dalam pembangunan tercatat Rp 7,42 miliar sehingga nilai tercatat bersih senilai Rp 18,96 miliar. Laba bruto DMAS juga menciut 27,32% dari sebelumnya Rp 808,65 miliar menjadi hanya Rp 587,7 miliar. Sedangkan semester I, SGRO tercatat mengalami laba usaha sebesar Rp 489,83 miliar turun 26,97% dari sebelumnya Rp 670,73 miliar.
Semester I, DMAS mencatat penurunan laba 37%
JAKARTA. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dalam enam bulan pertama tahun ini mencatat penurunan kinerja. Jika dilihat dari sisi penjualan, DMAS mencatatkan penurunan penjualan sebesar 23,51% dari sebelumnya Rp 1,28 triliun menjadi hanya Rp 976 miliar. Sementara, beban pokok pendapatan berhasil ditekan 17,31% dari sebelumnya Rp 470,28 miliar menjadi Rp 388,88 miliar. DMAS masih memiliki properti investasi berupa tanah seluas 6.960 meter persegi dan bangunan pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat yang disewakan kepada pihak ketiga. Untuk perolehan tanah, DMAS tercatat mendapatkan Rp 4,21 miliar dan bangunan pabrik senilai Rp 7,42 miliar. Sedangkan properti investasi dalam pembangunan tercatat Rp 7,42 miliar sehingga nilai tercatat bersih senilai Rp 18,96 miliar. Laba bruto DMAS juga menciut 27,32% dari sebelumnya Rp 808,65 miliar menjadi hanya Rp 587,7 miliar. Sedangkan semester I, SGRO tercatat mengalami laba usaha sebesar Rp 489,83 miliar turun 26,97% dari sebelumnya Rp 670,73 miliar.