JAKARTA. Kinerja PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), masih menurun pada medio pertama tahun ini. Distributor bahan bakar minyak (BBM) ini hanya membukukan pendapatan sebesar Rp 7,36 triliun, turun 28,33% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 10,2 triliun. Imbasnya, laba bersih AKRA semester I-2016 terpangkas 3,25% year on year (yoy) jadi Rp 585,56 miliar. Suresh Vembu, Direktur AKRA, mengatakan, penurunan harga jual BBM menjadi penyebab merosotnya kinerja. Di paruh pertama tahun ini, harga jual minyak sudah turun 30% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Sementara volume masih agak flat sehingga pendapatan menurun," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (26/7).
Semester I, harga jual minyak menggerus laba AKRA
JAKARTA. Kinerja PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), masih menurun pada medio pertama tahun ini. Distributor bahan bakar minyak (BBM) ini hanya membukukan pendapatan sebesar Rp 7,36 triliun, turun 28,33% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 10,2 triliun. Imbasnya, laba bersih AKRA semester I-2016 terpangkas 3,25% year on year (yoy) jadi Rp 585,56 miliar. Suresh Vembu, Direktur AKRA, mengatakan, penurunan harga jual BBM menjadi penyebab merosotnya kinerja. Di paruh pertama tahun ini, harga jual minyak sudah turun 30% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Sementara volume masih agak flat sehingga pendapatan menurun," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (26/7).