JAKARTA. Harga nikel terus-menerus merosot. Rabu (18/2), harga nikel untuk pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) turun ke US$ 9.700 per ton. Padahal Jumat (13/2) pekan lalu, harga nikel US$ 10.325 per ton. Jika membandingkan dengan harga nikel awal 2009 yang masih US$ 13.200 per ton, harga sekarang sudah turun 26,52%. "Selama resesi negara maju masih berlangsung, permintaan nikel tetap rendah dan jangan berharap harga nikel segera pulih," kata Vice President Research & Analysis Valbury Asia Future Nico Omer Jonckheere, kemarin (19/2). Merosotnya permintaan ini membuat persediaan nikel di LME naik terus. Nico mencatat, tumpukan nikel sudah mencapai 89.328 ton.
Semester I, Harga Nikel Masih Murah
JAKARTA. Harga nikel terus-menerus merosot. Rabu (18/2), harga nikel untuk pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) turun ke US$ 9.700 per ton. Padahal Jumat (13/2) pekan lalu, harga nikel US$ 10.325 per ton. Jika membandingkan dengan harga nikel awal 2009 yang masih US$ 13.200 per ton, harga sekarang sudah turun 26,52%. "Selama resesi negara maju masih berlangsung, permintaan nikel tetap rendah dan jangan berharap harga nikel segera pulih," kata Vice President Research & Analysis Valbury Asia Future Nico Omer Jonckheere, kemarin (19/2). Merosotnya permintaan ini membuat persediaan nikel di LME naik terus. Nico mencatat, tumpukan nikel sudah mencapai 89.328 ton.