Semester I, laba BNI Life melejit 90%



JAKARTA. Perolehan laba PT BNI Life Insurance sepajang paruh pertama tahun ini terbilang melesat. Di periode ini, anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tersebut telah mengantongi laba sebesar Rp 154 miliar.

Wakil Direktur Utama PT BNI Life Insurance Geger N. Maulana menjelaskan, pencapaian laba di semester I-2017 ini mengalami kenaikan di atas 90% dari pencapaian periode yang sama tahun lalu.

BNI Life mencatat, perolehan laba tahun lalu sebesar Rp 184 miliar. Sementara, Geger bilang, pihaknya menargetkan pertumbuhan laba yang cukup agresif di tahun ini yakni meningkat 60%-80% dari pencapaian tahun lalu.


“Kami ingin menjadi perusahaan asuransi jiwa yang terdepan baik dalam bisnis baru, kinerja keuangan dan layanan di industri asuransi jiwa,” kata Geger ke KONTAN, akhir pekan lalu.

Kenaikan tersebut bukan tanpa upaya. BNI Life terus menggenjot keseluruhan lini bisnis di tahun ini dengan bersinergi pada induk usaha Bank BNI. “Kami training kepada agen atau tenaga penjual mengenai produk unitlink untuk mendorong produktivitas penjualan preminya. Selain itu, kami juga terus mengupdate mengenai kondisi pasar modal kepada para nasabah,” ujarnya.

Asal tahu saja, saat ini kontribusi produk tradisional milik BNI Life menyumbang sebesar 55%-60%. Sementara sisanya berasal dari produk unitlink sebesar 40%-45%.

“Strategi ke depan kami coba pasarkan produk unitlink yang bersifat packaging dengan rider protection, 1 paket produk unitlink bisa di attach per paket antara 1-3 rider protection seperti kecelakaan, rawat inap dan rawat jalan apabila mengalami musibah. Preminya akan kami bundling dalam unitlink investasinya,” terang dia.

Lebih lanjut, Geger menjelaskan pihaknya juga tengah melakukan inisiatif program-program efisiensi dengan mempercepat proses bisnis serta meningkatkan layanan kepada nasabah dengan membuka kantor layanan di tujuh kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Denpasar dan Semarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia