Semester I, Pendapatan Petrosea (PTRO) tumbuh 46,36%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrosea Tbk mencatatkan kinerja yang ciamik sempanjang semester I-2018. Di separuh pertama tahun ini, emiten berkode saham PTRO ini berhasil mencetak kenaikan pendapatan sebesar 46,36%.

Berdasarkan laporan keuangan PTRO yang dipublikasikan pada Jumat (31/8) perusahaan ini mengantongi pendapatan bersih sebesar US$ 205,82 juta atau meningkat 46,36% ketimbang pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 140,62 juta.

Peningkatakan pendapatan yang cukup signifikan diperoleh dari lini bisnis pertambangan sebesar US$ 121,25 juta meningkat 77,39% ketimbang tahun sebelumnya sebesar US$ 68,35 juta, dari sektor rekayasa dan konstruksi US$ 49,08 juta atau meningkat 61,44% daripada tahun sebelumnya sebesar US$ 30,40 juta.


Proyek Levee Stockpile untuk PT Freeport Indonesia serta Lampunut Road, Bridge, and Earthwork Construction untuk PT Maruwai Coal terus memberikan kontribusi terbesar untuk lini bisnis ini.

Sedangkan dari sektor jasa menurun 15,59% menjadi US$ 34,34 juta dari tahun sebelumnya sebesar US$ 40,82 juta, dan dari pendapatan lainnya memperoleh US$ 1,15 juta naik 10,59% dari tahun sebelumnya sebesar US$ 1,04 juta.

Seiring dengan meningkatkanya pendapatan, beban pendapatan PTRO juga meningkat 45,56% menjadi US$ 176,75 juta dari tahun sebelumnya sebesar US$ 121,42 juta. Meski begitu laba kotor perusahaan meningkat 51,40% menjadi US$ 29,07 juta dari tahun sebelumnya US$ 19,20 juta.

Alhasil, PTRO memperoleh laba periode berjalan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk sebesar US$ 7,39 juta atau meningkat 60% dari laba bersih sebelumnya sebesar US$ 4,60 juta.

“Petrosea terus menerapkan operational excellence pada seluruh aspek operasional sehingga dapat mencatatkan tingkat produktivitas yang lebih tingga serta mengoptimalkan utilisasi alat berat, setelah sebelumnya menghadapi kendala curah hujan tinggi selama kuartal I-2018,” kata Presiden Direktur PTRO, Hanifa Indradjaya dalam siaran persnya, Jumat (31/8).

Semester I-2018, PTRO memproduksi volume tanah penutup mencapai 56,25 juta bank cubic meter (BCM), naik 69,22% dari periode yang sama tahun lalu 33,24 juta bcm. Sementara, untuk produksi batubara PTRO berhasil menghasilkan sebanyak 17,73 juta ton atau meningkat 69,34% dari tahun sebelumnya sebesar 10,47 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .