Semester I, premi asuransi jiwa tumbuh 10%



JAKARTA. Hingga paruh pertama tahun ini, Industri asuransi jiwa mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 10% year on year. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), per bulan Juni 2016, perolehan premi industri mencapai Rp 74,6 triliun.

Dari total premi di atas, sumbangan dari premi bisnis baru mencapai Rp 43,4 triliun. Sementara sisanya sebesar Rp 31,2 triliun bersumber dari premi lanjutan.

Kenaikan premi yang didapat ikut mendorong aset industri asuransi jiwa. Sampai semester pertama ini, aset sektor tersebut naik 10,2% secara year on year menjadi Rp 368,52 triliun.


Tapi di sisi lain, jumlah tertanggung di sektor ini justru menurun. Hingga Juni 2016, seluruh perusahaan asuransi jiwa di Indonesia menanggung nasabah sebanyak 56,95 juta jiwa. Jumlah ini sedikit menurun dari periode yang sama di tahun lalu yang sebanyak 57,02 juta orang.

Kepala Departemen Kominikasi AAJI Nini Sumohandoyo menyebut, penurunan ini terjadi di segmen peserta kumpulan. Di mana terjadi penurunan sebesar 6,4% menjadi 37,84 juta orang.

Meski begitu jumlah nasabah individu tetap menunjukan angka pertumbuhan sebesar 15% menjadi 19,1 juta orang. "Hal ini mencerminkan kesadaran masyarakat dalam berasuransi tetap meningkat," katanya, Senin (10/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini