Semester I, produksi CPO Dharma Satya kian licin



JAKARTA. Hingga partengahan tahun, kinerja produksi dan penjualan minyak sawit PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) masih menggembirakan. Semester I tahun ini, total produksi Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun inti mencapai 600.400 ton atau naik 15,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada semester I tahun ini tercatat sebanyak 189.400 ton, atau naik 30,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 145.400 ton. Volume penjualan CPO DSNG pada semester I tahun ini juga meningkat dibandingkan periode yang sama tahun ini. Semester I tahun ini penjualan CPO DSNG tercatat naik 30,6% dari 147.700 ton pada semester I tahun lalu menjadi 192.800 ton pada semester I tahun ini.  Djojo Boentoro Direktur Utama DSNG mengatakan, laba bersih perusahaan pada semester I tahun ini tercatat sebesar Rp 367,4 miliar atau meningkat sebesar 219,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.  Peningkatan laba bersih yang cukup signifikan tersebut didorong oleh adanya kenaikan penjualan bersih Perseroan yang mencapai Rp 2,56 triliun selama enam bulan pertama tahun ini atau mengalami kenaikan sebesar 50,8% dibandingkan penjualan bersih pada periode yang sama tahun 2013. Catatan saja, pada semester I tahun ini produksi CPO DSNG naik sebesar 30,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu Harga rata-rata CPO DSNG dalam enam bulan terakhir ini meningkat yakni dari Rp 6,47 juta per ton pada semester I tahun lalu menjadi Rp 8,78 juta per ton pada semester I tahun ini.  "Kenaikan laba bersih tersebut disebabkan oleh meningkatkan produksi CPO Perseroan dan juga kenaikan Average Selling Price CPO dalam enam bulan terakhir," kata Djojo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/7).  Dalam enam bulan tahun ini, Perseroan berhasil melakukan penanaman baru sebanyak 3.499 hektar (ha), yang terdiri dari kebun inti sebanyak 2.128 ha dan kebun plasma sekitar 1.370 ha. Sampai dengan 30 Juni 2014, total area tertanam mencapai 74.027 ha dengan usia tanaman rata-rata mencapai 6,7 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Yudho Winarto