Sempat gagal, kartun nabi segera tayang di TV



NETHERLAND. Pimpinan sayap kanan Belanda, Geert Wilders, mengatakan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad akan segera ditayangkan di TV Belanda. Sedianya, kartun ini akan ditayangkan pada Sabtu kemarin. Namun, setelah ditunggu-tunggu, penayangannya tidak ada.  

Wilders menjelaskan, terjadi "kesalahpahaman" dengan stasiun TV, yang artinya kartun tersebut tidak akan disiarkan pada slot TV nasional yang dialokasikan untuk partai politik.

Kartun yang penuh dengan kontroversi ini sebelumnya sudah ditayangkan pada sebuah acara di Amerika Serikat pada bulan lalu. Pada waktu itu, even tersebut mendapat serangan oleh dua pria bersenjata yang akhirnya ditembak mati oleh petugas keamanan.


Wilders sendiri menjadi pembicara utama dalam acara tersebut.

Penayangan kartun ini seharusnya menjadi momen kunci bagi Wilders sebagai perang salib atas Islam.

Namun, bukannya kartun, slot yang dialokasikan untuk Partai Kebebasan Wilders malah menampilkan rekaman lama mengenai migran. Kejadian ini membuat Wilders marah. Dia lantas mengunggah film tersebut di media sosial sesaat setelah kartun tersebut gagal muncul di TV.

Kartun tersebut menampilkan pria berjanggut dengan berbagai samaran. Di salah satu gambar, pria tersebut mengenakan jubah dan berdiri di atas peta dunia yang berdarah. Sementara gambar lain menunjukkan ular keluar dari jenggotnya.

Wilders sebelumnya menuduh stasiun TV melakukan sabotase, namun dia menarik kembali ucapannya tak lama setelah itu. Menurutnya, akan ada mix-up tambahan dan kartun Nabi akan tayang pada pekan depan.

"Saya sudah berbicara dengan boss NPO Henk Hagoort. Sepertinya terjadi kesalahpahaman," tweet Wilders.

Dia menambahkan, "Hagoort meyakinkan saya bahwa video Nabi akan disiarkan pada Rabu pukul 15.55 GMT."

Sejumlah koresponden BBC menilai, penayangan video tersebut di bulan suci Ramadhan memang didesain untuk mendapatkan dampak maksimal.

Seperti yang diketahui, gambar yang menyerupai Nabi Muhammad dianggap menghina kaum Muslim.