KONTAN.CO.ID - SAO PAULO. Senat Brasil menyetujui amendemen konstitusi yang memangkas hari kerja dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan. Keputusan ini menjadi kemenangan legislatif penting bagi Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, kurang dari dua pekan menjelang putaran kedua pemilihan presiden Brasil. Reformasi ketenagakerjaan yang populer tersebut mendapat dukungan dari anggota parlemen lintas spektrum politik Brasil dalam dua kali pemungutan suara yang diwajibkan. Dukungan juga datang dari pesaing Lula dalam putaran kedua pemilihan presiden, yakni Senator sayap kanan Flavio Bolsonaro, yang sebelumnya sempat menentang kebijakan tersebut. Persetujuan Senat diberikan setelah majelis rendah parlemen Brasil lebih dahulu menyetujui usulan tersebut pada Mei lalu. Amendemen ini memangkas jam kerja di negara dengan perekonomian terbesar di Amerika Latin itu dari 44 jam menjadi 40 jam per pekan.
Senat Brasil Setujui Pemangkasan Hari Kerja Jadi Lima Hari Sepekan
KONTAN.CO.ID - SAO PAULO. Senat Brasil menyetujui amendemen konstitusi yang memangkas hari kerja dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan. Keputusan ini menjadi kemenangan legislatif penting bagi Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, kurang dari dua pekan menjelang putaran kedua pemilihan presiden Brasil. Reformasi ketenagakerjaan yang populer tersebut mendapat dukungan dari anggota parlemen lintas spektrum politik Brasil dalam dua kali pemungutan suara yang diwajibkan. Dukungan juga datang dari pesaing Lula dalam putaran kedua pemilihan presiden, yakni Senator sayap kanan Flavio Bolsonaro, yang sebelumnya sempat menentang kebijakan tersebut. Persetujuan Senat diberikan setelah majelis rendah parlemen Brasil lebih dahulu menyetujui usulan tersebut pada Mei lalu. Amendemen ini memangkas jam kerja di negara dengan perekonomian terbesar di Amerika Latin itu dari 44 jam menjadi 40 jam per pekan.
TAG: