KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan credit default swap (CDS) Indonesia masih dibayangi ketidakpastian pasar global dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Meski demikian, CDS Indonesia diperkirakan bergerak terbatas hingga akhir tahun, dengan sentimen eksternal dan kondisi fiskal tetap menjadi faktor yang perlu dicermati. Melansir data Bloomberg pada Rabu (21/10/2026), CDS Indonesia tenor 5 tahun berada di level 99,73 basis poin (bps), naik dari 92,40 bps pada Rabu (14/10/2026). Sementara itu, CDS tenor 10 tahun meningkat menjadi 150,14 bps dari 141,74 bps dalam periode yang sama. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, pergerakan CDS Indonesia dalam sepekan terakhir turut dipengaruhi sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rencana reklasifikasi status bursa Indonesia.
Sentimen Global Masih Membayangi, CDS Indonesia Diproyeksi Bergerak Terbatas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan credit default swap (CDS) Indonesia masih dibayangi ketidakpastian pasar global dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Meski demikian, CDS Indonesia diperkirakan bergerak terbatas hingga akhir tahun, dengan sentimen eksternal dan kondisi fiskal tetap menjadi faktor yang perlu dicermati. Melansir data Bloomberg pada Rabu (21/10/2026), CDS Indonesia tenor 5 tahun berada di level 99,73 basis poin (bps), naik dari 92,40 bps pada Rabu (14/10/2026). Sementara itu, CDS tenor 10 tahun meningkat menjadi 150,14 bps dari 141,74 bps dalam periode yang sama. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, pergerakan CDS Indonesia dalam sepekan terakhir turut dipengaruhi sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rencana reklasifikasi status bursa Indonesia.
TAG: