KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah diproyeksikan masih berada dalam tekanan sentimen makro global pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Mengutip Bloomberg pada Senin (5/10/2026), rupiah ditutup melemah 0,20% atau 35 poin ke level Rp 17.917 per dolar AS, sejalan dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia yang juga tergelincir 0,11% atau 19 poin dari posisi Rp 17.898 menjadi Rp 17.917 per dolar AS. Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai bahwa pelemahan nilai tukar rupiah pada awal pekan ini utamanya mencerminkan imbas penguatan dolar secara global serta tingginya imbal hasil (yield) US Treasury, bukan karena adanya kejutan dari ekonomi domestik. Ekspektasi pasar terhadap inflasi dan suku bunga AS, ditambah dengan eskalasi konflik Timur Tengah yang menjaga premi pasokan energi tetap tinggi, menjadi penekan utama mata uang Garuda.
Sentimen Global Menguat, Intip Proyeksi Rupiah untuk Selasa (6/10)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah diproyeksikan masih berada dalam tekanan sentimen makro global pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Mengutip Bloomberg pada Senin (5/10/2026), rupiah ditutup melemah 0,20% atau 35 poin ke level Rp 17.917 per dolar AS, sejalan dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia yang juga tergelincir 0,11% atau 19 poin dari posisi Rp 17.898 menjadi Rp 17.917 per dolar AS. Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai bahwa pelemahan nilai tukar rupiah pada awal pekan ini utamanya mencerminkan imbas penguatan dolar secara global serta tingginya imbal hasil (yield) US Treasury, bukan karena adanya kejutan dari ekonomi domestik. Ekspektasi pasar terhadap inflasi dan suku bunga AS, ditambah dengan eskalasi konflik Timur Tengah yang menjaga premi pasokan energi tetap tinggi, menjadi penekan utama mata uang Garuda.