Jika melintas Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur dari arah Cililitan, pasti Anda akan menemukan sederet kios di kiri jalan yang menjajakan dandang dan oven gas. Tapi, dulunya, daerah ini sejak puluhan tahun merupakan sentra pembuatan dan penjualan kompor minyak tanah. Cuma, sejak program konversi minyak tanah ke gas elpiji bergulir tahun 2008, perajin kompor minyak tanah di daerah ini membanting setir menjadi pembuat dandang dan oven gas. Di sentra ini ada sekitar 20 perajin dandang dan oven gas. Kedua alat masak yang mereka buat itu kemudian dipajang di depan kios. Di sentra ini, Anda akan menjumpai aneka bentuk dandang dengan pelbagai ukuran. Misalnya, dandang berukuran tinggi 85 centimeter (cm) dan diameter 58 cm, dengan ketebalan 0,6 cm. Lalu, ada juga dandang ukuran kecil dengan tinggi 50 cm dan diameter 30 cm.
Sentra dandang: Awalnya kompor minyak (1)
Jika melintas Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur dari arah Cililitan, pasti Anda akan menemukan sederet kios di kiri jalan yang menjajakan dandang dan oven gas. Tapi, dulunya, daerah ini sejak puluhan tahun merupakan sentra pembuatan dan penjualan kompor minyak tanah. Cuma, sejak program konversi minyak tanah ke gas elpiji bergulir tahun 2008, perajin kompor minyak tanah di daerah ini membanting setir menjadi pembuat dandang dan oven gas. Di sentra ini ada sekitar 20 perajin dandang dan oven gas. Kedua alat masak yang mereka buat itu kemudian dipajang di depan kios. Di sentra ini, Anda akan menjumpai aneka bentuk dandang dengan pelbagai ukuran. Misalnya, dandang berukuran tinggi 85 centimeter (cm) dan diameter 58 cm, dengan ketebalan 0,6 cm. Lalu, ada juga dandang ukuran kecil dengan tinggi 50 cm dan diameter 30 cm.