Pusat penjualan kloset bekas di Jalan Raya Jatibening, Bekasi terus berkembang. Bila awalnya hanya ada lima toko, kini sentra ini diramaikan sekitar 20 toko kloset bekas. Kendati semakin banyak toko, para pedagang mengaku tidak khawatir pendapatan turun karena persaingan yang ketat. Mereka justru menyambut positif munculnya pedagang baru di kawasan ini. "Pendapatan bukannya turun, tetapi semakin baik karena tempat ini semakin ramai dikunjungi," ujar Tayo yang sudah berjualan kloset bekas di Jatibening selama 14 tahun. Dengan banyaknya pedagang, kata Tayo, konsumen semakin memiliki banyak pilihan. Alhasil, konsumen pun senang belanja kloset di sentra ini. Selain dari Bekasi, sentra ini juga kedatangan konsumen dari Jakarta. Tayo berharap, ke depan jumlah pedagang di Jatibening bisa lebih banyak lagi.
Sentra Kloset Jatibening: Bisa tukar tambah (3)
Pusat penjualan kloset bekas di Jalan Raya Jatibening, Bekasi terus berkembang. Bila awalnya hanya ada lima toko, kini sentra ini diramaikan sekitar 20 toko kloset bekas. Kendati semakin banyak toko, para pedagang mengaku tidak khawatir pendapatan turun karena persaingan yang ketat. Mereka justru menyambut positif munculnya pedagang baru di kawasan ini. "Pendapatan bukannya turun, tetapi semakin baik karena tempat ini semakin ramai dikunjungi," ujar Tayo yang sudah berjualan kloset bekas di Jatibening selama 14 tahun. Dengan banyaknya pedagang, kata Tayo, konsumen semakin memiliki banyak pilihan. Alhasil, konsumen pun senang belanja kloset di sentra ini. Selain dari Bekasi, sentra ini juga kedatangan konsumen dari Jakarta. Tayo berharap, ke depan jumlah pedagang di Jatibening bisa lebih banyak lagi.