KONTAN.CO.ID – Merek sportswear asal Swiss, On Holding AG (On Running) membuka pabrik berbasis robot di Busan, Korea Selatan, sebagai bagian dari strategi mempercepat produksi sekaligus mengurangi risiko rantai pasok global. Langkah ini dilakukan di tengah kenaikan tarif Amerika Serikat (AS), gangguan rantai pasok, serta meningkatnya risiko geopolitik yang mendorong banyak peritel dan produsen mempertimbangkan strategi nearshoring memindahkan produksi lebih dekat ke pasar utama.
Baca Juga: Rusia Gempur Ukraina dengan Rudal dan Drone, 20 Orang Terluka Andalkan Otomatisasi dan Nearshoring Co-founder On Caspar Coppetti mengatakan, otomatisasi memungkinkan perusahaan memproduksi sepatu lebih cepat, lebih ramah lingkungan, dan lebih dekat ke konsumen utama di AS dan Eropa. Saat ini, sekitar 90% sepatu On diproduksi oleh manufaktur pihak ketiga di Vietnam dan 10% di Indonesia, menurut laporan tahunan terbaru perusahaan. Menurut Coppetti, model manufaktur tradisional yang mengandalkan pengiriman sepatu jadi dari Asia Tenggara dan China ke AS dan Eropa semakin menghadapi tantangan biaya dan ketidakpastian kebijakan dagang. On berencana membangun pabrik robot tambahan di AS dan Eropa guna menekan biaya tarif serta mempercepat distribusi.
Baca Juga: Seberapa Kuat Kemampuan Rudal Balistik Iran? Berikut Gambarannya Pabrik Busan: 32 Robot, 1.000 Pasang per Hari Pabrik baru di Busan dilengkapi 32 robot dan mampu memproduksi sekitar 1.000 pasang sepatu per hari. Fasilitas ini merupakan ekspansi besar dibanding pabrik robot pertama On di Zurich yang hanya memiliki empat robot dan mulai beroperasi pada Juli tahun lalu. Teknologi yang digunakan dikenal sebagai “LightSpray”, yakni lengan robot yang menyemprotkan material ke cetakan untuk membentuk bagian atas sepatu menyerupai kaus kaki. Metode ini memangkas proses produksi tradisional yang biasanya terdiri dari sekitar 200 tahap di berbagai pabrik menjadi satu proses otomatis terintegrasi. On pertama kali memperkenalkan sepatu maraton LightSpray pada Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Stabil Kamis (26/2), Pasar Tunggu Hasil Perundingan AS-Iran Tekanan Tarif dan Persaingan Industri Industri sportswear terpukul oleh tarif tinggi AS terhadap pusat produksi seperti Vietnam dan China dalam setahun terakhir. Putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif pekan lalu justru menciptakan ketidakpastian baru bagi peritel dan importir. Di tengah persaingan ketat dengan raksasa seperti Nike dan Adidas dalam memproduksi sepatu maraton tercepat, On memasarkan LightSpray sebagai terobosan berkat bobotnya yang ringan.
Atlet sponsor On, Hellen Obiri, mengenakan sepatu tersebut saat menjuarai Maraton New York pada November lalu. Didirikan pada 2010 di Swiss, On kini memanfaatkan otomasi sebagai strategi utama untuk meningkatkan kecepatan ke pasar (
speed to market), efisiensi biaya, dan keberlanjutan di tengah dinamika perdagangan global yang semakin kompleks.