Sequis Life mendorong jumlah agen



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peranan tenaga agensi dinilai masih krusial untuk mendorong bisnis asuransi jiwa. Terlebih, kondisi ekonomi belakangan ini bisa menimbulkan kekhawatiran pasar untuk membeli produk tersebut.

Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa Sequis Life Tatang Widjaja menyebut, peran agensi masih sangat besar untuk melakukan penetrasi pasar. Pasalnya dari para agen inilah, calon nasabah asuransi jiwa bisa berkonsultasi soal pengelolaan keuangan lewat produk asuransi.

Karena itu pula, agen asuransi mesti memiliki pemahaman yang mumpuni soal pengelolaan keuangan dan kondisi pasar.


Tak heran dengan krusialnya hal tersebut, penguatan tenaga agensi menjadi salah satu fokus Sequis di tahun ini. Salah satunya dengan menambah kembali jumlah agen yang dimiliki perusahaannya.

Per akhir tahun lalu, Sequis disebutnya memiliki sekitar 14.000 orang agen. "Sampai akhir tahun ini kami targetkan memiliki 15.300 orang agen," kata dia belum lama ini.

Selain dari peningkatan kuantitas, peranan agen juga bakal ditingkatkan perseroan lewat dukungan teknologi. Selain untuk mempercepat proses bisnis, penggunaan teknologi digital juga disebutnya bisa menjadi sarana bagi agen untuk mengedukasi soal proyeksi pengelolaan keuangan bagi para calon nasabah.

Kanal distribusi agensi memang masih menjadi salah satu andalan Sequis dalam menggenjot bisnis. Pasalnya dari total premi yang didapat Sequis sebesar Rp 3,01 triliun di tahun lalu, sekitar 96% di antaranya merupakan jerih payah agen.

Tenaga agen juga bakal jadi andalan perusahaan untuk mengejar target pertumbuhan premi sebesar 10% di tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia