Serangan Ukraina Rusak Parah Belgorod Rusia, Pasokan Listrik Belum Pulih



KONTAN.CO.ID - BELGOROD. Serangan artileri Ukraina pada malam hari menyebabkan kerusakan serius di Kota Belgorod, Rusia, yang berada dekat perbatasan Ukraina. Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, menyampaikan hal itu pada Jumat (6/2/2026) dini hari.

Dalam pernyataan video yang diunggah di Telegram, Gladkov mengatakan pemerintah daerah langsung menggelar rapat darurat untuk menyusun langkah penanganan. 

Ia menyebut serangan tersebut menyasar wilayah sipil dan menimbulkan dampak signifikan, meski tidak merinci jenis kerusakan yang terjadi.


“Belgorod adalah kota sipil tanpa target militer. Kerusakannya cukup serius,” ujar Gladkov. Ia juga memastikan belum ada rencana penyiapan hunian sementara bagi warga terdampak.

Baca Juga: Serangan Ukraina di Belgorod Rusia Putuskan Listrik Ribuan Warga

Serangan juga dilaporkan terjadi di wilayah Bryansk, yang berbatasan langsung dengan Ukraina. 

Gubernur setempat menyatakan fasilitas energi di wilayahnya diserang menggunakan roket HIMARS dan drone, sehingga menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah permukiman.

Padahal, Rusia dan Ukraina sebelumnya mengklaim telah menyepakati penghentian sementara serangan terhadap infrastruktur energi. Namun, kedua pihak berbeda pandangan soal waktu mulai moratorium tersebut, dan serangan kembali terjadi sejak awal pekan ini.

Serangan terbaru ini berlangsung di tengah upaya perundingan damai yang dimediasi Amerika Serikat.

Baca Juga: Serangan Rusia Hancurkan Fasilitas Energi Kharkiv, Krisis Listrik Ukraina Kian Parah

Sementara itu, kanal Telegram Rusia Mash melaporkan beberapa rudal menghantam Belgorod, kota yang berjarak sekitar 40 kilometer dari perbatasan Ukraina, dan memicu pemadaman listrik di sejumlah distrik. 

Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen, dan hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Ukraina.

Dalam pernyataan lanjutan pada pagi hari, Gladkov mengatakan proses pemulihan listrik masih berlangsung. 

“Hingga saat ini, pasokan listrik di Belgorod belum sepenuhnya pulih,” ujarnya.

Wilayah Belgorod dan sekitarnya memang kerap menjadi sasaran serangan sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022. 

Baca Juga: Rusia Serang Ukraina dengan Seragan Udara Terbesar Dalam Sejarah Perang

Sebelumnya, Ukraina juga melaporkan serangan rudal dan drone Rusia ke Kyiv pada Januari lalu yang menyebabkan sekitar satu juta warga kehilangan aliran listrik.

Selanjutnya: Adira Genjot Pembiayaan Otomotif Lewat Promo Spesial di IIMS Jakarta 2026

Menarik Dibaca: Hemat Lebih Banyak! 6 Promo Kuliner Spesial Hari Ini 6 Februari, Starbucks hingga A&W