KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Serapan tenaga kerja dari investasi langsung terlihat semakin rendah. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, dengan realisasi investasi sebesar Rp 185,3 triliun pada kuartal I-2018, serapan tenaga kerja dari kegiatan investasi hanya 201.239 orang. Jumlah itu menjadi yang terendah sejak triwulan I-2017. Pada triwulan I-2017, serapan tenaga kerja dari investasi langsung tercatat 194.134 orang. Pada triwulan II-2017 345.323 orang, triwulan III-2017 286.497 orang, dan triwulan IV-2017 350.399 orang. Rendahnya serapan tenaga kerja ini diperkirakan juga akan berlanjut. Sebab, BKPM menyampaikan bahwa untuk menanggapi kondisi perekonomian secara eksternal yang tengah bergejolak, BKPM bakal lebih fokus kepada investasi mega proyek yang bernilai investasi besar dan menggenjot investasi di Pulau Jawa, terutama yang sektornya e-commerce dan ekonomi digital.
Serapan tenaga kerja bakal makin rendah, pemerintah belum khawatir
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Serapan tenaga kerja dari investasi langsung terlihat semakin rendah. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, dengan realisasi investasi sebesar Rp 185,3 triliun pada kuartal I-2018, serapan tenaga kerja dari kegiatan investasi hanya 201.239 orang. Jumlah itu menjadi yang terendah sejak triwulan I-2017. Pada triwulan I-2017, serapan tenaga kerja dari investasi langsung tercatat 194.134 orang. Pada triwulan II-2017 345.323 orang, triwulan III-2017 286.497 orang, dan triwulan IV-2017 350.399 orang. Rendahnya serapan tenaga kerja ini diperkirakan juga akan berlanjut. Sebab, BKPM menyampaikan bahwa untuk menanggapi kondisi perekonomian secara eksternal yang tengah bergejolak, BKPM bakal lebih fokus kepada investasi mega proyek yang bernilai investasi besar dan menggenjot investasi di Pulau Jawa, terutama yang sektornya e-commerce dan ekonomi digital.