Serasi tak ada rencana tambah target obligasi



JAKARTA. Kondisi pasar obligasi yang masih fluktuatif tidak menyurutkan minat PT Serasi Autoraya menawarkan obligasi. Perusahaan ini justru yakin penawaran obligasi senilai Rp 750 miliar akan sukses.

Jefri R. Sirain, Direktur PT Serasi Autoraya, bilang dengan peringkat investment grade yang disandang Indonesia akan menjadi nilai positif bagi perusahaan. Akibatnya bunga yang diberikan juga tak terlalu besar. Dia memaparkan investor yang tertarik dengan obligasi yang ditawarkan sebagian merupakan pelanggan loyal, seperti dari multifinance, asuransi, dan dana pensiun. “Tapi kami juga tidak menutup kemungkinan jika ada investor ritel,” tambah dia.

Meski begitu Jefri bilang belum ada ada rencana meningkatkan nilai emisi jika permintaan berlebih. “Kami akan wait and see,” ungkapnya.


Serasi akan menggunakan dana obligasi untuk pembelian kendaraan baru. Jefri mengatakan SERA akan menambah 10.000 unit mobil baru tahun ini. “Tapi kami akan melihat kondisi harga mobil untuk tahun ini. Mungkin angkanya akan berubah,” tambahnya.

Obligasi Serasi Autoraya III tahun 2012 ini dibagi menjadi tiga seri. Seri A tenor 370 hari memberi indikasi kupon 6,50% - 7,50%. Seri B memiliki tenor dua tahun dengan kupon 7,25% - 8,25%. Seri C dengan tenor tiga tahun memberi kupon 7,75% - 8,75%. Sedangkan seri D yang bertenor empat tahun memberi kupon 8,15% - 9,15%. Obligasi ini telah mendapat peringkat idA+ dengan outlook stabil dari Pefindo.

Penawaran obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus (clean basis). Namun apabila kemudian hari Serasi memberikan jaminan khusus kepada kreditur baru. Maka Serasi akan memberikan jaminan kepada pemegang obligasi dengan manfaat setara.

Penjamin emisi efek obligasi ini PT Victoria Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia. Penawaran awal obligasi ini akan dilakukan 6 - 18 Juni, pernyataan efektif diperkirakan akan didapat 27 Juni. Penawaran umum 29 Juni - 2 Juli. Distribusi obligasi 5 Juli. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia 6 Juli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Avanty Nurdiana