KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri kecantikan, termasuk bidang permanent makeup, tak lagi sekadar berkaitan dengan tren dan penampilan. Sektor ini kini menjadi salah satu ruang penting penyerapan tenaga kerja dan pengembangan usaha, khususnya bagi perempuan dan pelaku usaha mikro. Seiring pesatnya perkembangan, penguatan standar kompetensi menjadi kebutuhan mendesak agar kualitas layanan terjamin dan tenaga kerja semakin berdaya saing. Ketua LSP Permanent Makeup Indonesia sekaligus pengurus Perkumpulan Permanent Make Up (PPMU) Indonesia, Ali Tatto Sulam, menegaskan bahwa kemajuan industri harus diimbangi dengan kemampuan tenaga kerja yang terukur dan terstandar. Masih banyak praktisi yang memiliki keterampilan mumpuni, namun belum memiliki pengakuan resmi berupa sertifikat kompetensi. Baca Juga: Industri Skincare Menangkap Pergeseran Tren dari Kulit Putih ke Kulit Sehat
Sertifikasi Kompetensi Jadi Tonggak Profesionalisme Industri Kecantikan Nasional
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri kecantikan, termasuk bidang permanent makeup, tak lagi sekadar berkaitan dengan tren dan penampilan. Sektor ini kini menjadi salah satu ruang penting penyerapan tenaga kerja dan pengembangan usaha, khususnya bagi perempuan dan pelaku usaha mikro. Seiring pesatnya perkembangan, penguatan standar kompetensi menjadi kebutuhan mendesak agar kualitas layanan terjamin dan tenaga kerja semakin berdaya saing. Ketua LSP Permanent Makeup Indonesia sekaligus pengurus Perkumpulan Permanent Make Up (PPMU) Indonesia, Ali Tatto Sulam, menegaskan bahwa kemajuan industri harus diimbangi dengan kemampuan tenaga kerja yang terukur dan terstandar. Masih banyak praktisi yang memiliki keterampilan mumpuni, namun belum memiliki pengakuan resmi berupa sertifikat kompetensi. Baca Juga: Industri Skincare Menangkap Pergeseran Tren dari Kulit Putih ke Kulit Sehat