Server Pokemon Go ambruk di akhir minggu



SAN FRANSISKO. Para penggila Pokemon Go akhir minggu ini sempat kecewa. Permainan yang sedang in di berbagai belahan dunia ini mengalami gangguan server, hampir 4 jam Cuitan di berbagai sosial media pun semakin ramai dalam beberapa jam terakhir.

Cuitan pun datang bukan hanya dari para pemain, karena ada banyak orang tua yang mengeluh tidak bisa menenangkan anak-anaknya yang sudah begitu menggilai permainan mencari monster-monster di dunia augmented reality ini.

Bahkan ada akun twitter @PokemonGoServrNews yang khusus memantau server Niantic Labs, perusahaan pengembang Pokemon Go. Beban server Pokemon Go pastilah sangat berat. Selain permainan ini makin digandrungi, Niantic Labs juga baru saja meluncurkan Pokemon Go di 26 baru di Eropa Sabtu pagi ini.


Dalam pernyataannya kepada Reuters John Hanke Chies Excecutive Niantic Labs dengan optimistis bahkan menyebutkan Pokemon Go akan segera diluncurkan di 200 negara.

Para pemain yang kecewa pun mempertanyakan aksi Niantic Labs yang tidak menambah servernya, walau pagi tadi menambah negara-negara yang resmi mengakses Pokemon Go.

Permainan yang baru diluncurkan 6 Juli lalu di Australia, Selandia Baru, dan Amerika,  saat ini resminya baru  ada di 34 negara. Tapi sepertinya beban server Niantic tak harus menunggu peluncuran resmi, karena para pemain tidak menunggu kemunculan resmi di negaranya. Seperti di Indonesia, walau belum ada secara resmi, Pokemon Go sudah begitu ramai dimainkan.

Editor: Djumyati P.