Sesaat setelah listing, saham ERAA naik tipis 5%



JAKARTA. Saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) resmi menjadi emiten pendatang baru di Bursa Efek Indonesia, pagi ini (14/112). Sesaat setelah listing, saham emiten pemilik jaringan outlet Erafone ini hanya mampu naik tipis 5% ke level Rp 1.050 per saham. Adapun, hingga pukul 9.53 WIB, saham ERAA justru sudah tergelincir 1% ke level Rp 990 per saham, dengan transaksi senilai Rp 19 miliar.ERAA menawarkan harga saham perdana di level Rp 1.000 per saham. Total jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO ini sebanyak 920 juta saham baru.Perusahaan yang bergerak dalam distribusi produk-produk selular tersebut membukukan oversubscribed 2,2 kali selama penawaran umum saham yang berlangsung sejak 6 Desember - 9 Desember 2011. "Oversubscribed dalam penawaran saham ERAA menunjukkan kepercayaan pasar terhadap industri distribusi produk-produk selular di Indonesia," kata Budiarto halim, Direktur utama ERAA.ERAA menunjuk PT Buana Capital, PT Credit Suisse Indonesia dan JP Morgan Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi saham ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News