Sesi I, IHSG menguat di tengah terpuruknya rupiah



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan di zona hijau pada sesi I perdagangan, Kamis (5/3). Di tengah terpuruknya nilai tukar rupiah menembus level Rp 13.000 per dollar AS.

Data RTI menunjukkan indeks menguat 0,52% atau 27,908 ke level 5.475,96. Tercatat 145 saham bergerak naik, 96 saham bergerak turun dan 102 saham stagnan. Pada perdagangan sesi I ini melibatkan 2,64 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,35 triliun.

Secara sektoral, sembilan dari 10 indeks sektoral menghijau. Sektor industri lain-lain memimping penguatan, naik 1,13%, diikuti pertambangan naik 0,94% dan perdagangan 0,86%. Sementara hanya sektor konstruksi yang memerah turun 0,79% saham.


Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers LQ45 antara lain; PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) naik 3,86% ke Rp 18.175, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 2,31% ke Rp 11.050, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 2,03% ke Rp 1.005. 

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajarn top losers LQ45 antara lain; PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 2,52% ke Rp 1.750, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) turun 2,42% ke Rp 605, dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun 2,13% ke Rp 4.135.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto