KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Danantara Indonesia melalui Danantara Asset Management (DAM) terus memacu transformasi portofolio Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di sisi pengembangan industri nasional, DAM tengah mendorong berbagai inisiatif hilirisasi lintas sektor dengan potensi nilai investasi mencapai US$ 26 miliar untuk memperluas kapasitas industri. CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menjelaskan bahwa investasi jumbo tersebut diarahkan pada sejumlah proyek strategis yang telah memasuki tahap pembangunan pada Februari 2026. Proyek tersebut mencakup pengolahan alumina dan bauksit, pengembangan bioavtur dan bioethanol, industri ayam terintegrasi, hingga pengolahan garam industri.
Setahun Berjalan, Danantara Klaim Garap Proyek Hilirisasi Senilai US$ 26 Miliar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Danantara Indonesia melalui Danantara Asset Management (DAM) terus memacu transformasi portofolio Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di sisi pengembangan industri nasional, DAM tengah mendorong berbagai inisiatif hilirisasi lintas sektor dengan potensi nilai investasi mencapai US$ 26 miliar untuk memperluas kapasitas industri. CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menjelaskan bahwa investasi jumbo tersebut diarahkan pada sejumlah proyek strategis yang telah memasuki tahap pembangunan pada Februari 2026. Proyek tersebut mencakup pengolahan alumina dan bauksit, pengembangan bioavtur dan bioethanol, industri ayam terintegrasi, hingga pengolahan garam industri.
TAG: