KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Genap satu tahun menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dinilai telah mencatat sejumlah capaian positif dalam pengelolaan fiskal. Namun, di sisi lain, masih terdapat pekerjaan rumah besar yang perlu diselesaikan, mulai dari tingginya rasio utang, biaya bunga, kualitas belanja, hingga menjaga kepercayaan pasar. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan bahwa era Purbaya, penerimaan pajak tumbuh cukup kuat tanpa diikuti kenaikan tarif. Kondisi tersebut didukung oleh perbaikan pengawasan, reorganisasi internal, serta pemanfaatan teknologi untuk mengurangi kebocoran. Sebagai informasi, realisasi pendapatan negara sampai Juni 2026 mencapai Rp1.459,4 triliun, tumbuh 21,4% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.035,7 triliun atau tumbuh 24,6% yoy. Kemudian, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga akhir Juni 2026 tumbuh sebesar 21,6% yoy dengan total capaian mencapai Rp 271,0 triliun.
Setahun Purbaya Menjabat Menkeu, CORE: Penerimaan Naik, Namun Beban Fiskal Mengintai
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Genap satu tahun menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dinilai telah mencatat sejumlah capaian positif dalam pengelolaan fiskal. Namun, di sisi lain, masih terdapat pekerjaan rumah besar yang perlu diselesaikan, mulai dari tingginya rasio utang, biaya bunga, kualitas belanja, hingga menjaga kepercayaan pasar. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan bahwa era Purbaya, penerimaan pajak tumbuh cukup kuat tanpa diikuti kenaikan tarif. Kondisi tersebut didukung oleh perbaikan pengawasan, reorganisasi internal, serta pemanfaatan teknologi untuk mengurangi kebocoran. Sebagai informasi, realisasi pendapatan negara sampai Juni 2026 mencapai Rp1.459,4 triliun, tumbuh 21,4% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.035,7 triliun atau tumbuh 24,6% yoy. Kemudian, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga akhir Juni 2026 tumbuh sebesar 21,6% yoy dengan total capaian mencapai Rp 271,0 triliun.