Setelah 15 Tahun, India Siapkan Comeback Formula 1 pada 2028



KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Pemerintah India tengah berupaya menyelesaikan berbagai kendala perpajakan dan regulasi untuk menghadirkan kembali ajang balap Formula 1 di Sirkuit Internasional Buddh, yang terletak di pinggiran New Delhi, pada 2028. Langkah ini dilakukan lebih dari satu dekade setelah balapan tersebut dihentikan.

Grand Prix India pertama kali digelar pada 2011. Namun, ajang tersebut dicoret dari kalender Formula 1 setelah penyelenggaraan ketiganya pada 2013 akibat sengketa terkait regulasi dan perpajakan.

Menteri Olahraga India, Mansukh Mandaviya, baru-baru ini menggelar pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk calon pemilik sirkuit, Adani Group, serta perwakilan federasi olahraga otomotif nasional. Dalam pertemuan itu, pemerintah menyatakan akan membentuk satuan tugas untuk menghidupkan kembali Formula 1 di India.


Sumber di kementerian mengatakan kepada Reuters bahwa penyelesaian persoalan perpajakan dan regulasi yang kompleks akan menjadi salah satu agenda utama satuan tugas tersebut.

Baca Juga: Jersey Final Piala Dunia 1958 Milik Pele Terjual Rp 87 Miliar dalam Sebuah Lelang

"Satuan tugas akan mengkaji berbagai tantangan yang memengaruhi upaya kebangkitan dan pertumbuhan olahraga otomotif di negara ini, termasuk Formula 1, dengan fokus khusus pada isu-isu perpajakan, aspek regulasi, infrastruktur, serta berbagai intervensi kebijakan lainnya," ujar sumber tersebut.

Satuan tugas itu nantinya akan melibatkan perwakilan dari otoritas pajak India. Selain itu, lembaga pemikir kebijakan tertinggi pemerintah India juga ditugaskan untuk mengoordinasikan berbagai kementerian guna memangkas birokrasi yang dinilai menghambat proses tersebut.

Adani Group, yang saat ini tengah menyelesaikan proses akuisisi perusahaan pemilik sebelumnya dari sirkuit tersebut, belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.

Meski demikian, Direktur Pelaksana Adani Ports & Special Economic Zone Ltd (APSEZ), Karan Adani, sebelumnya mengatakan bahwa dirinya "terlibat secara langsung" dalam upaya membawa Formula 1 kembali ke India.

Baca Juga: Trump Akan Hadiri Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol VS Argentina

Chief Executive Officer Formula 1, Stefano Domenicali, baru-baru ini juga menegaskan besarnya minat untuk kembali menggelar balapan di India. Namun, ia menilai masih banyak persiapan yang harus dilakukan.

"Ada sejumlah hal yang harus kami lakukan, yakni kembali menemukan promotor yang tepat, membangun kolaborasi yang sesuai, dan menentukan waktu yang tepat, yang tentunya tidak akan terwujud dalam waktu dekat," kata Domenicali kepada penyiar Formula 1 India, FanCode, bulan lalu.

Kembalinya Formula 1 ke India dinilai dapat menjadi momentum penting bagi perkembangan industri olahraga otomotif di negara tersebut. Selain meningkatkan daya tarik pariwisata dan investasi, ajang balap bergengsi itu juga berpotensi mendorong pengembangan infrastruktur olahraga dan memperkuat posisi India di panggung olahraga internasional.