KONTAN.CO.ID - Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) memasukkan Vietnam dalam daftar “Negara Prioritas Asing” terkait hak kekayaan intelektual (HAKI) dalam laporan tahunan yang dirilis pada Kamis (30/4/2026), membuka kemungkinan penyelidikan perdagangan baru terhadap negara Asia ini. Melansir Reuters, penetapan tersebut, yang menurut undang-undang hanya diberikan kepada negara yang memiliki “tindakan, kebijakan, dan praktik terkait IP paling mencolok dengan dampak merugikan terbesar pada produk AS yang relevan”, menunjukkan kekhawatiran Washington terhadap perlindungan hak kekayaan intelektual di Vietnam. Penunjukan Vietnam sebagai Priority Foreign Country juga berarti negara itu dinilai belum melakukan “negosiasi itikad baik” atau mencatat “kemajuan signifikan dalam negosiasi” untuk memberikan perlindungan HAKI yang memadai dan efektif, menurut USTR.
Setelah China, Kini Vietnam: AS Ungkap Negara Paling Bermasalah soal HAKI
KONTAN.CO.ID - Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) memasukkan Vietnam dalam daftar “Negara Prioritas Asing” terkait hak kekayaan intelektual (HAKI) dalam laporan tahunan yang dirilis pada Kamis (30/4/2026), membuka kemungkinan penyelidikan perdagangan baru terhadap negara Asia ini. Melansir Reuters, penetapan tersebut, yang menurut undang-undang hanya diberikan kepada negara yang memiliki “tindakan, kebijakan, dan praktik terkait IP paling mencolok dengan dampak merugikan terbesar pada produk AS yang relevan”, menunjukkan kekhawatiran Washington terhadap perlindungan hak kekayaan intelektual di Vietnam. Penunjukan Vietnam sebagai Priority Foreign Country juga berarti negara itu dinilai belum melakukan “negosiasi itikad baik” atau mencatat “kemajuan signifikan dalam negosiasi” untuk memberikan perlindungan HAKI yang memadai dan efektif, menurut USTR.
TAG: