Setelah reli, indeks akhirnya tergelincir ke zona merah



JAKARTA. Setelah reli dalam beberapa hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya tergelincir ke zona merah. Semua sektor terkoreksi, termasuk sektor pertambangan yang menjadi penyangga bursa akhir-akhir ini. Hingga pukul 09.40, IHSG tertahan di level 3.732,460 atau terkoreksi 0,71% dari posisi penutupan kemarin.Sektor pertambangan terpukul berat dan melemah 1,75%. Sementara, sektor aneka industri juga senasib dengan koreksi 1,21%. Semua sektor rata-rata juga melemah dibawah 1%. Hanya sektor infrastruktur yang mencoba bangkit.Koreksi terdalam dibukukan oleh Aneka Kemassindo Utama (AKKU) yang anjlok 32,35% ke Rp 115. Lalu disusul Pelangi Indah Canindo (PICO) turun 25,47% ke Rp 120, dan Titan Kimia Nusantara (FPNI) terpeleset 5,66% ke Rp 150. Anggota MSCI indeks yang terkoreksi dalam adalah Indo Tambang Raya dengan koreksi sebesar 2,74% ke Rp 54.950, dan Bank Internasional Indonesia (BNII) yang turun 2,67% di Rp 730.

Saham yang berhasil menaiki tangga top gainers adalah Enseval Putra Megatrading (EPMT)dengan kenaikan sebesar 8,70% ke Rp 1.250. Sementara, Trikomsel Oke (TRIO) naik 4,69% ke Rp 670. Anggota MSCI yang menanjak adalah Kalbe Farma (KLBF) yang menguat 0,76% ke Rp 3.325 dan Charoen Pokhpand (CPIN) yang menguat 1,14% ke Rp 1790.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News