Setelah Rugi Sejak 2019, Minna Padi (PADI) Akhirnya Bukukan Laba di 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) membukukan lonjakan kinerja di sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada 9 Maret 2026 diungkapkan jika PADI mulai mencetak laba bersih setelah merugi sejak tahun 2019. 

Di sepanjang 2025, laba bersih Minna Padi mencatatkan Rp 1,81 miliar dari rugi di 2024 sebesar Rp 13,79 miliar. Lonjakan bottomline tersebut bersumber dari kenaikan pendapatan PADI. Di tahun 2025, pendapatan PADI meroket 3.783,01% secara tahunan menjadi Rp 61,74 miliar. 

Pertumbuhan pendapatan tersebut bersumber dari pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek yang melonjak 6.034,64% menjadi Rp 60,23 miliar. Perusahaan ini juga mulai menuai pendapatan kegiatan penjaminan emisi efek sebesar Rp 1,15 miliar. Sebelumnya, PADI pendapatan dari segmen kegiatan penjaminan emisi efek tidak ada.  


Baca Juga: Pengamat Menilai Tekanan Rupiah Bayangi Kualitas Kredit Valas Perbankan

Kenaikan pendapatan tersebut membuat PADI berhasil membukukan laba usaha sebesar Rp 1,18 miliar dari sebelumnya mencetak rugi usaha Rp 13,79 miliar. 

Kondisi ini membuat total aset di 2025 sebesar Rp 256,53 miliar dari aset di 2024 sebesar Rp 175,97 miliar. Kenaikan aset tersebut lantaran total liabilitas PADI meningkat 378,03% secara tahunan menjadi Rp 98,76 miliar dari Rp 20,66 miliar. 

Pertumbuhan liabilitas PADI terjadi lantaran utang nasabah meningkat menjadi Rp 73,64 miliar dari Rp 852,93 juta. 

Saham PADI hingga pukul 11.59 WIB naik 1,85% dari hari sebelumnya menjadi Rp 110 per saham pada Rabu (11/3/2026). Dalam lima hari saham PADI turun 7,56%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News