SINGAPURA. Setelah terbang hingga ke level tertinggi dalam 29 pekan, harga emas mencatatkan koreksi. Penurunan harga emas disinyalir akibat aksi profit taking investor. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 14.46 waktu Singapura, harga emas di pasar spot turun 0,5% menjadi US$ 1.762,27 per troy ounce. Kemarin (19/9) harga emas sempat melonjak hingga ke posisi US$ 1.779,50 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi sejak 29 Februari lalu. Penurunan juga terjadi pada harga kontrak emas untuk pengantaran Desember jatuh sebesar 0,5% menjadi US$ 1.763,30 per troy ounce di Comex dari posisi kemarin di level US$ 1.781,80 per troy ounce. "Menyusul adanya kebijakan moneter, harga emas ikut terkena dampak seperti halnya komoditas lain. Rally harga emas masih akan berlanjut. Namun untuk mencapai level psikologis US$ 1.800 sepertinya masih sulit," papar Howard Wen, analis HSBC Securities Inc. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Setelah terbang, harga emas dilanda profit taking
SINGAPURA. Setelah terbang hingga ke level tertinggi dalam 29 pekan, harga emas mencatatkan koreksi. Penurunan harga emas disinyalir akibat aksi profit taking investor. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 14.46 waktu Singapura, harga emas di pasar spot turun 0,5% menjadi US$ 1.762,27 per troy ounce. Kemarin (19/9) harga emas sempat melonjak hingga ke posisi US$ 1.779,50 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi sejak 29 Februari lalu. Penurunan juga terjadi pada harga kontrak emas untuk pengantaran Desember jatuh sebesar 0,5% menjadi US$ 1.763,30 per troy ounce di Comex dari posisi kemarin di level US$ 1.781,80 per troy ounce. "Menyusul adanya kebijakan moneter, harga emas ikut terkena dampak seperti halnya komoditas lain. Rally harga emas masih akan berlanjut. Namun untuk mencapai level psikologis US$ 1.800 sepertinya masih sulit," papar Howard Wen, analis HSBC Securities Inc. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News