KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Shell Indonesia mulai mengoperasikan Pabrik Manufaktur Gemuk (
Grease Manufacturing Plant/GMP) di Marunda, Bekasi. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 12 kiloton per tahun untuk memenuhi kebutuhan pelumas sektor industri di Indonesia. Pabrik yang dibangun sejak 2024 ini berada dalam kompleks Pabrik Pelumas
(Lubricants Oil Blending Plant/LOBP) Shell di Marunda. Fasilitas tersebut menjadi salah satu pabrik manufaktur gemuk terbesar Shell secara global dan sepenuhnya dimiliki serta dioperasikan oleh Shell. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kehadiran GMP Shell dapat memperkuat basis manufaktur di Indonesia, terutama untuk memenuhi kebutuhan sektor manufaktur, pertambangan, transportasi, dan industri lainnya.
Baca Juga: Grab Memperkuat Pengelolaan Ekosistem Mitra Pengemudi "Kami menyambut baik peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk Shell di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat basis manufaktur Indonesia," kata Agus dalam peresmian GMP Shell, Selasa (15/9/2026). Menurut Agus, investasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan produk bernilai tambah sekaligus memperkuat keterkaitan dengan industri nasional. Dengan peningkatan daya saing industri pelumas, Indonesia dinilai memiliki peluang untuk menjadi hub manufaktur grease di kawasan. "Kita mulai dari Indonesia, memperkuat Indonesia, dan pada saatnya membawa produk Indonesia ke kawasan dan dunia," ujarnya.
Global Executive Vice President Shell Lubricants Jason Wong mengatakan, pembangunan fasilitas manufaktur lokal mencerminkan keyakinan Shell terhadap prospek pertumbuhan Indonesia. Selain itu, keberadaan GMP diharapkan memperkuat ketahanan pasokan sekaligus mendekatkan produk dan keahlian Shell kepada pelanggan. "Investasi ini juga menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk menciptakan nilai bagi pelanggan, mitra, serta mendukung pembangunan ekonomi Indonesia secara lebih luas," kata Jason.
President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia Andri Pratiwa menambahkan, permintaan terhadap solusi pelumasan dinilai terus tumbuh seiring dengan perkembangan industri di Indonesia. Menurut dia, GMP memungkinkan Shell memproduksi gemuk secara lokal untuk mendukung kebutuhan pelanggan di berbagai sektor industri. "Pabrik Manufaktur Gemuk Shell memampukan kami untuk mendukung pelanggan dengan menghadirkan produk gemuk sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kinerja operasional di berbagai sektor industri," ujar Andri. Fasilitas tersebut memproduksi gemuk dengan merek Shell Gadus yang digunakan untuk berbagai aplikasi industri, antara lain bantalan (
bearings) dan roda gigi (
gears).
Dari sisi teknologi, GMP Shell dilengkapi teknologi
contact reactor yang diklaim meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi operasional. Produk yang dihasilkan juga tersedia dalam sejumlah pilihan kemasan, seperti
drum, pail, dan
fluid bag. Adapun GMP menjadi pelengkap fasilitas LOBP Shell di Marunda. Sebelumnya, Shell menyelesaikan ekspansi LOBP Marunda pada November 2022. Ekspansi tersebut meningkatkan kapasitas produksi pelumas menjadi 300 juta liter per tahun dari sebelumnya 136 juta liter per tahun.
Baca Juga: Leapmotor Beri Garansi Seumur Hidup untuk Baterai B10 dan C10 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News