KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Shopee Indonesia memperkuat dukungan bagi seller produk lokal melalui insentif dan perluasan akses pasar. Langkah ini dilakukan untuk mendorong penjualan sekaligus meningkatkan daya saing produk dalam negeri di platform digital. Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengatakan pelaku usaha lokal masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya kemampuan digital, pemasaran online, pengelolaan biaya promosi, serta perluasan pasar. “Pelaku usaha dalam negeri juga harus terus meningkatkan kemampuan digital supaya bisa maksimal dalam pemakaian platform online dan teknologi, khususnya di dalam Shopee,” ujar Balques dalam peluncuran Program Akselerasi Produk Lokal Shopee di Jakarta, Kamis (13/8/2026). Sepanjang semester I-2026, Shopee telah menyalurkan dukungan senilai lebih dari Rp100 miliar bagi usaha lokal. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka peluang bagi produk dalam negeri untuk tumbuh di ekosistem digital. Baca Juga: Bidik Pangsa Pasar Q-Commerce, Shopee Hadirkan Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Salah satu bentuk dukungan tersebut berupa Voucher Akselerasi Usaha Lokal senilai Rp500.000 per toko per bulan. Voucher diberikan sejak Mei 2026 kepada toko yang menjual 100% produk lokal. Shopee mencatat lebih dari 130.000 voucher diberikan setiap bulan. Voucher tersebut disebut habis digunakan pembeli dalam waktu sekitar tujuh jam sejak diberikan. Dukungan tersebut turut dirasakan sejumlah seller. Pemilik brand Hijaberlin, Ayu May Fakih, mencatat kenaikan jumlah transaksi sebesar 40% sejak menerima Voucher Akselerasi Usaha Lokal pada Mei 2026.
Shopee Genjot Transaksi Produk Lokal lewat Insentif Seller
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Shopee Indonesia memperkuat dukungan bagi seller produk lokal melalui insentif dan perluasan akses pasar. Langkah ini dilakukan untuk mendorong penjualan sekaligus meningkatkan daya saing produk dalam negeri di platform digital. Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengatakan pelaku usaha lokal masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya kemampuan digital, pemasaran online, pengelolaan biaya promosi, serta perluasan pasar. “Pelaku usaha dalam negeri juga harus terus meningkatkan kemampuan digital supaya bisa maksimal dalam pemakaian platform online dan teknologi, khususnya di dalam Shopee,” ujar Balques dalam peluncuran Program Akselerasi Produk Lokal Shopee di Jakarta, Kamis (13/8/2026). Sepanjang semester I-2026, Shopee telah menyalurkan dukungan senilai lebih dari Rp100 miliar bagi usaha lokal. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka peluang bagi produk dalam negeri untuk tumbuh di ekosistem digital. Baca Juga: Bidik Pangsa Pasar Q-Commerce, Shopee Hadirkan Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Salah satu bentuk dukungan tersebut berupa Voucher Akselerasi Usaha Lokal senilai Rp500.000 per toko per bulan. Voucher diberikan sejak Mei 2026 kepada toko yang menjual 100% produk lokal. Shopee mencatat lebih dari 130.000 voucher diberikan setiap bulan. Voucher tersebut disebut habis digunakan pembeli dalam waktu sekitar tujuh jam sejak diberikan. Dukungan tersebut turut dirasakan sejumlah seller. Pemilik brand Hijaberlin, Ayu May Fakih, mencatat kenaikan jumlah transaksi sebesar 40% sejak menerima Voucher Akselerasi Usaha Lokal pada Mei 2026.
TAG: