KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) makin meluas sebagai metode pembayaran dan transaksi sehari-hari, termasuk pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran pembayaran digital memberikan alternatif bagi pelaku usaha untuk menerima transaksi dari pelanggan melalui metode pembayaran yang semakin familiar. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Fitria Irmi Triswati mengatakan, sebagian besar merchant QRIS berasal dari sektor UMKM. Data BI mencatat, saat ini 96,69% dari 45,46 juta merchant QRIS merupakan UMKM. "Angka ini menunjukkan bahwa manfaat digitalisasi pembayaran semakin luas dirasakan, termasuk bagi pelaku usaha mikro dan kecil dalam mendukung transaksi sehari-hari," ujarnya dalam acara Media Gathering ShopeePay di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
ShopeePay Perluas Penggunaan QRIS untuk Dukung Transaksi UMKM
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) makin meluas sebagai metode pembayaran dan transaksi sehari-hari, termasuk pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran pembayaran digital memberikan alternatif bagi pelaku usaha untuk menerima transaksi dari pelanggan melalui metode pembayaran yang semakin familiar. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Fitria Irmi Triswati mengatakan, sebagian besar merchant QRIS berasal dari sektor UMKM. Data BI mencatat, saat ini 96,69% dari 45,46 juta merchant QRIS merupakan UMKM. "Angka ini menunjukkan bahwa manfaat digitalisasi pembayaran semakin luas dirasakan, termasuk bagi pelaku usaha mikro dan kecil dalam mendukung transaksi sehari-hari," ujarnya dalam acara Media Gathering ShopeePay di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
TAG: