Siap-Siap! Harga Saham Ini Akan Dipecah Dari 77.000-an Jadi 3.000-an



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemecahan harga saham atau stock split kembali terjadi bursa saham Indonesia. Terbaru, stock split dilakukan oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Manajemen DSSA  memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:25. Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026. 

Pada perdagangan Rabu (11/3/2026), harga saham DSSA ditutup menguat 0,26% dibandingkan hari sebelumnya menjadi Rp 77.750 per saham. Namun harga saham milik Sinar Mas Group ini telah turun 17.250 atau 18,16% selama sebulan terakhir. 


Jika menggunakan harga tersebut sebagai acuan, maka setelah stock split 1:25 harga saham DSSA secara teoritis berpotensi berada di kisaran Rp 3.110 per saham.

Baca Juga: Yield Dividen Saham BBNI 3x Bunga Deposito, Cum Date 5 Hari Lagi

Presiden Direktur DSSA L. Krisnan Cahya menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah saham yang beredar sehingga harga saham menjadi lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor. Dengan demikian, aksi korporasi ini diharapkan dapat memperluas basis investor tanpa mengubah nilai ekonomi kepemilikan pemegang saham yang sudah ada.

“Dengan menjangkau basis investor yang lebih luas, kami berharap dapat mendorong penguatan praktik tata kelola perusahaan serta meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas kami sebagai perusahaan terbuka,” ujar Krisnan dalam keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).

Secara teknis, aksi korporasi ini akan meningkatkan jumlah saham beredar secara proporsional dari 7,705 miliar lembar menjadi 192,638 miliar lembar saham.

Manajemen menyebut, peningkatan jumlah saham beredar berpotensi mendorong likuiditas perdagangan saham DSSA. Dengan likuiditas yang lebih tinggi, perdagangan harian saham diharapkan menjadi lebih dinamis dan dapat membentuk persepsi pasar yang lebih positif terhadap kinerja perusahaan.

Perusahaan juga menegaskan bahwa stock split tidak akan mengubah hak suara maupun nilai ekonomi kepemilikan saham. Perubahan hanya terjadi pada jumlah lembar saham dan nilai nominal per saham secara proporsional.

Tonton: Rusia Diduga Bantu Iran Lawan AS & Israel? Kremlin Akhirnya Buka Suara

Berikut jadwal pelaksanaan stock split DSSA:

Jadwal Stock Split DSSA

- 26 Maret 2026: Pengajuan pencatatan saham tambahan ke BEI   - 1 April 2026: Keterbukaan informasi terkait stock split   - 6 April 2026: Hari terakhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama   - 7 April 2026: Mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi  

 

HEBOH! Netanyahu Dikabarkan Tewas dalam Serangan Terbaru Iran, Benarkah?
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News