Siapkan Capex Rp 250 Miliar, Begini Strategi Superkrane Mitra Utama (SKRN) di 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten penyedia jasa sewa crane, PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) berhasil menorehkan kinerja positif sepanjang 2022. Superkrane mencatatkan laba bersih sebesar Rp 90 miliar di 2022, naik signifikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp 4 miliar.

Corporate Secretary Superkrane Mitra Utama Eddy Gunawin mengatakan, SKRN akan tetap optimitis untuk kinerja di 2023 dengan memiliki beberapa strategi dan menyiapkan Capex sebesar Rp 250 miliar yang sejauh ini sudah terpakai Rp 80 miliar.

Eddy menerangkan, SKRN memiliki strategi, pertama, menambah dan meningkatkan peralatan untuk memperkuat posisi pasar SRKN.


"Dengan jumlah peralatan yang lebih banyak dan beragam alat berat yang bisa ditawarkan ke pelanggan," kata Eddy pada Public Expose secara virtual, Rabu (24/5).

"Kami dapat mempertahankan dan meraih konsumen di pasar," sambung dia.

Baca Juga: Superkrane Mitra Utama (SKRN) Optimistis Pendapatan Tahun Ini Akan Naik 20%

Kedua, mengembangkan strategi keberlanjutan perusahaan dan meningkatkan standar keselamatan operasional.

Menurut Eddy, SKRN sangat memprioritaskan keselamatan kerja karena keselamatan di dunia alat berat itu sangat penting. Dia bilang salah satu keunggulan S RKN dari kompetitor salah satunya adalah safety planning, sehingga pelanggan dapat mempercayakan pekerjaannya ke SRKN.

"Reputasi kami di kalangan di alat berat penting karena menjadi salah satu pertimbangan untuk perusahaan multinasional yang mencari perusahaan sewa crane di Indonesia," ujar dia.

 
SKRN Chart by TradingView

Eddy menambahkan, SRKN juga terus mengembangkan strategi keberlanjutan yang memperhatikan semua pemangku kepentingan.

Ketiga, memperluas pelayanan pengangkatan dan konstruksi berat sebagai pilar pertumbuhan.

Keempat, meingkatkan efisiensi operasional, logistik dan perawatan equipment dengan strategi keberlanjutan perusahaan.

"Kami memiliki tim mekanik yang handal dan terus dikembangkan skill mekaniknya," tutur dia.

Kelima, meningkatkan human resources skill untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan.

"Kami terus memberikan skill kepada karyawan kami. Kami secara rutin melakukan training kepada karyawan," pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto