KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Fluktuasi saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membuat perusahaan ini bersiap melakukan aksi pembelian kembali alias buyback saham. Tak tanggung-tanggung, BBNI menganggarkan dana hingga Rp 1,5 triliun setelah direstui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 9 Maret 2026. Transaksi tersebut rencananya dilakukan baik secara bertahap maupun sekaligus, paling lambat rampung dalam dua belas bulan sejak RUPS. Artinya, paling lambat buyback rampung pada 8 Maret 2027. Manajemen menjelaskan, buyback dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi bursa, kondisi likuiditas, harga saham atau permodalan perusahaan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Siapkan Dana Buyback Saham Rp 1,5 Triliun, BBNI Minta Restu Pemegang Saham
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Fluktuasi saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membuat perusahaan ini bersiap melakukan aksi pembelian kembali alias buyback saham. Tak tanggung-tanggung, BBNI menganggarkan dana hingga Rp 1,5 triliun setelah direstui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 9 Maret 2026. Transaksi tersebut rencananya dilakukan baik secara bertahap maupun sekaligus, paling lambat rampung dalam dua belas bulan sejak RUPS. Artinya, paling lambat buyback rampung pada 8 Maret 2027. Manajemen menjelaskan, buyback dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi bursa, kondisi likuiditas, harga saham atau permodalan perusahaan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.