KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten konstruksi PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL) tetap menjalankan sejumlah inisiatif strategis guna mempertahankan kinerja pasca Pemilu 2024. Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada Anggie S. Sidharta menuturkan, hal tersebut dijalankan dengan menjaga kas tetap positif, melakukan efisiensi dan optimalisasi pada kinerja serta biaya operasional agar dapat tetap berlanjut (sustain). "Tahun ini, TOTL menargetkan nilai kontrak baru di tahun 2024 adalah sekitar Rp 3 ,5 triliun. Kami terus aktif mencari proyek-proyek konstruksi guna memenuhi target kontrak baru tahun ini," jelasnya kepada Kontan, Selasa (26/3).
Angka tersebut lebih tinggi dari target kontrak baru TOTL pada 2023 yakni Rp 2,9 triliun. Adapun pada Januari 2024 kemarin, TOTL mampu mencatatkan kontrak baru sekitar Rp 237 miliar. Baca Juga: Pada Tahun Ini, Buyung Poetra (HOKI) Targetkan Penjualan Produk FMCG Tumbuh 10% Sementara itu, target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang ingin dicapai TOTL tahun ini masing-masing adalah sekitar Rp 3,1 triliun dan Rp 150 miliar.