KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (
SIDO) bersiap melanjutkan pertumbuhan bisnis pada tahun ini melalui perombakan pucuk pimpinan sekaligus penguatan strategi operasional dan ekspansi pasar. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 9 April 2026, SIDO akan mengusulkan perubahan direksi dengan menunjuk Irwan Hidayat sebagai Direktur Utama, menggantikan David Hidayat. “Jika disetujui, saya akan kembali menjadi CEO untuk kedua kalinya,” ujar Irwan dalam temu media di Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).
Irwan sebelumnya pernah menjabat Direktur Utama pada periode 2013–2016. Setelah itu, posisi tersebut diisi oleh Jonatha Sofjan Hidajat dan kemudian dilanjutkan oleh David Hidayat sejak 2018 hingga saat ini.
Baca Juga: Siasat Sido Muncul Meracik Pasar Ekspor Pergantian ini sekaligus menjadi bagian dari transisi generasi di tubuh perusahaan keluarga Hidayat. Irwan menyebut, dirinya akan menjadi Direktur Utama terakhir dari generasi ketiga sebelum estafet kepemimpinan diserahkan ke generasi berikutnya. Selama masa transisi, keluarga akan mempersiapkan fondasi bisnis agar tetap berkelanjutan. Adapun perubahan direksi dalam RUPS nanti hanya terjadi pada posisi Direktur Utama, sementara jajaran direksi dan komisaris lainnya tetap. Pasca RUPS, Irwan akan memimpin sebagai Direktur Utama, didampingi David Hidayat, Maria Reviani Hidayat, Darmadji Sidik, dan Budiyanto sebagai direktur. Struktur komisaris juga tidak berubah. Seiring pergantian kepemimpinan, SIDO menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendorong kinerja. Salah satunya adalah peningkatan efisiensi operasional melalui sistem internal
Sido Monitoring Activity Real Time (SMART).
Baca Juga: Sido Muncul (SIDO) Optimis Capai Target Pertumbuhan Penjualan 5% pada 2025 Sistem ini memungkinkan proses pengadaan barang dipantau secara real time dan transparan, termasuk kewajiban menyertakan beberapa penawaran harga dalam setiap pengajuan pembelian.
SIDO Chart by TradingView
Dari sisi ekspansi, SIDO akan memperluas pasar ekspor dengan membuka kantor pemasaran di China dan India. Saat ini, perusahaan telah memiliki kantor pemasaran di Filipina dan Nigeria. Produk yang dipasarkan akan disesuaikan dengan regulasi di masing-masing negara tujuan. Di pasar domestik, SIDO juga berupaya mengoptimalkan penjualan 82 produk suplemen makanan yang telah dimiliki sejak 2017.
Baca Juga: Hadapi Tantangan Daya Beli, Begini Prospek Kinerja Sido Muncul (SIDO) Untuk mendukung hal tersebut, perusahaan berencana meluncurkan platform baru pada April yang menyajikan informasi lengkap terkait produk sesuai kebutuhan konsumen. Dengan kombinasi strategi tersebut, manajemen menargetkan pertumbuhan kinerja yang lebih sehat sepanjang tahun ini, meski belum merinci target pendapatan maupun laba bersih. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News