SIG Dorong Konstruksi Hunian Lebih Cepat lewat Bata Interlock Presisi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendorong penggunaan material konstruksi yang lebih efisien untuk mendukung pembangunan hunian di Indonesia. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Bata Interlock Presisi yang mengusung sistem saling mengunci antarbata untuk mempercepat proses pembangunan rumah.

Inovasi tersebut dipamerkan SIG dalam Danantara Housing Expo 2026 yang akan berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kehadiran Bata Interlock Presisi menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas pemanfaatan material inovatif sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah, pengembang, kontraktor, dan pemangku kepentingan lainnya.


“Bata Interlock Presisi juga teruji ramah gempa, sehingga sangat cocok diaplikasikan dalam pembangunan rumah di wilayah rawan bencana atau menjadi solusi percepatan pembangunan kembali rumah masyarakat terdampak bencana. Produk bahan bangunan inovatif ini menjadi kontribusi nyata SIG dalam menghadirkan hunian yang efektif dan efisien, serta tangguh,” kata Vita dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Rumah BUMN SIG Catat Transaksi Miliaran, Serap 2.100 Tenaga Kerja Lokal

Bata Interlock Presisi memiliki mekanisme saling mengunci antarelemen bata. Sistem tersebut membuat proses pemasangan lebih sederhana karena tidak membutuhkan sejumlah tahapan yang umum dilakukan pada konstruksi bata konvensional.

Dalam aplikasinya, material tersebut tidak memerlukan proses perendaman bata, kotak cetak pengecoran atau bekisting, serta penggunaan bahan perekat atau spesi pada setiap lapisan bata. Proses plester dan acian juga dapat ditiadakan.

Selain mempercepat konstruksi, Bata Interlock Presisi dirancang memberikan tampilan dinding yang lebih modern. Material tersebut juga memiliki kemampuan melepaskan panas yang terisolasi sehingga membantu menjaga kondisi udara di dalam ruangan tetap lebih sejuk.

Dari sisi ketahanan, Bata Interlock Presisi telah melalui pengujian untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi atau KDS D. Pengujian dilakukan melalui Uji Siklik dinding 2D di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung Direktorat Jenderal Bina Teknik Permukiman dan Perumahan.

Selain Bata Interlock Presisi, SIG juga menghadirkan rangkaian solusi bahan bangunan melalui SIG Total Building Solution. Solusi tersebut mencakup kebutuhan struktur, atap, dinding hingga lantai.

Baca Juga: SIG Perkuat Distributor dan Ekspansi Ekspor, Cari Sumber Pertumbuhan Baru

Untuk kebutuhan struktur, SIG menampilkan beton berpori ThruCrete yang memiliki daya resap tinggi serta beton instan PakCrete dengan kualitas setara beton siap pakai.

Sementara untuk kebutuhan atap, SIG memperkenalkan genteng beton dengan sistem interlock dan pelapis anti-UV. Produk tersebut tersedia dalam sejumlah tipe, antara lain Elebama, Nusantara, Royal, dan Flat.

Pada segmen dinding dan lantai, SIG menghadirkan produk Mortar Indonesia yang mencakup perekat bata ringan, plester, acian, perekat keramik hingga nat keramik.

Vita mengatakan, inovasi bahan bangunan tersebut menjadi bagian dari strategi SIG untuk menyediakan solusi konstruksi yang lebih terintegrasi.

“SIG dengan pengalaman satu abad lebih di industri bahan bangunan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan solusi konstruksi terintegrasi untuk mendukung terwujudnya hunian berkualitas,” ujarnya.

Danantara Housing Expo 2026 sendiri merupakan pameran hunian yang diinisiasi oleh Danantara Indonesia. Kegiatan tersebut mempertemukan BUMN properti, bank-bank anggota Himbara, pengembang, serta pelaku industri untuk memperluas akses masyarakat terhadap pilihan hunian, pembiayaan, dan produk bahan bangunan.

Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Bidik Peluang Bisnis Infrastruktur Lewat Beton Cepat Kering

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News