JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (Kemeneg BUMN) menunjuk Silmy Karim menjadi Direktur Utama PT Pindad (Persero). Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementerian BUMN Muhamad Zamkhani menyerahkan langsung Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-270/MBU/12/2014 disaksikan jajaran direksi dan komisaris Pindad di kantor Kementerian BUMN, Senin (2/12). “Kami berharap agar Pak Silmy dengan segenap dewan direksi yang kini sudah lengkap susunannya bisa lebih proaktif dalam program peningkatan kapasitas produksi dan tetap melakukan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan industri pertahanan, ujar Zamkhani. Silmy ditunjuk sebagai pengganti Sudirman Said, pendahulunya, yang kini menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sudirman menyambut gembira pengangkatan Silmy. “Saya mengenal saudara Silmy Karim sebagai seorang profesional yang integritas dan komitmennya untuk pengembangan industri pertahanan tak perlu diragukan," katanya. "Ia memahami dengan sangat baik seluk beluk Pindad dan industri pertahanan karena merupakan salah satu arsitek dalam Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) yang dibentuk pemerintah sebagai tindak lanjut penerapan Undang-Undang Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan". Silmy, dalam kesempatan yang sama, menyambut baik penunjukan dirinya sebagai Direktur Utama Pindad. Sosok yang dikenal sebagai profesional yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan pertahanan ini telah lama menggeluti kebijakan dan seluk beluk industri pertahanan di Indonesia. “Saya sampaikan penghargaan kepada jajaran Kemeneg BUMN dan juga manajemen Pindad untuk amanah baru yang saya terima hari ini. Sebagai nakhoda, saya ingin menuntaskan pekerjaan rumah yang telah dimulai oleh Pak Sudirman Said dulu dalam proses transformasi Pindad sebagai industri pertahanan di tanah air. Kami bertekad untuk mendukung kebijakan pemerintah yang ingin membangun kemandirian industri pertahanan dari karya putra putri terbaiknya di Pindad,” ujar Silmy.
Silmy Karim Gantikan Sudirman Said
JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (Kemeneg BUMN) menunjuk Silmy Karim menjadi Direktur Utama PT Pindad (Persero). Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementerian BUMN Muhamad Zamkhani menyerahkan langsung Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-270/MBU/12/2014 disaksikan jajaran direksi dan komisaris Pindad di kantor Kementerian BUMN, Senin (2/12). “Kami berharap agar Pak Silmy dengan segenap dewan direksi yang kini sudah lengkap susunannya bisa lebih proaktif dalam program peningkatan kapasitas produksi dan tetap melakukan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan industri pertahanan, ujar Zamkhani. Silmy ditunjuk sebagai pengganti Sudirman Said, pendahulunya, yang kini menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sudirman menyambut gembira pengangkatan Silmy. “Saya mengenal saudara Silmy Karim sebagai seorang profesional yang integritas dan komitmennya untuk pengembangan industri pertahanan tak perlu diragukan," katanya. "Ia memahami dengan sangat baik seluk beluk Pindad dan industri pertahanan karena merupakan salah satu arsitek dalam Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) yang dibentuk pemerintah sebagai tindak lanjut penerapan Undang-Undang Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan". Silmy, dalam kesempatan yang sama, menyambut baik penunjukan dirinya sebagai Direktur Utama Pindad. Sosok yang dikenal sebagai profesional yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan pertahanan ini telah lama menggeluti kebijakan dan seluk beluk industri pertahanan di Indonesia. “Saya sampaikan penghargaan kepada jajaran Kemeneg BUMN dan juga manajemen Pindad untuk amanah baru yang saya terima hari ini. Sebagai nakhoda, saya ingin menuntaskan pekerjaan rumah yang telah dimulai oleh Pak Sudirman Said dulu dalam proses transformasi Pindad sebagai industri pertahanan di tanah air. Kami bertekad untuk mendukung kebijakan pemerintah yang ingin membangun kemandirian industri pertahanan dari karya putra putri terbaiknya di Pindad,” ujar Silmy.