SIMA mencairkan pinjaman lunak selama 6 tahun



JAKARTA. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) kembali mengoperasikan mesin pabriknya. Emiten industri pengemasan ini sudah menerima kucuran dana dari pemegang saham mayoritas.

Sjonanto Widjaja, Direktur SIMA menyampaikan tambahan modal kerja tersebut senilai Rp 20 miliar dari Roots Capital Asia Limited. Dia bilang dana tersebut sudah dicairkan per akhir November 2013.

"Ini dalam bentuk pinjaman cuma-cuma tanpa bunga dengan masa pengembalian waktu 6 tahun," ujarnya usai Paparan Publik di Hotel Garden, Selasa (17/12).


Dia bilang, pengembalian utang akan dibayarkan secara bertahap dengan melihat kinerja perseroan tiap tahunnya.

Sepanjang tahun 2012 lalu perseroan telah melunasi utang usaha kepada pemasok senilai Rp 4 miliar. "Dengan begitu kami sudah tidak ada utang dan siap berproduksi kembali," ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini ada 3 mesin pabrik pengemasan yang sedang dalam tahap proses perbaikan. Diprediksi awal Januari sudah dapat beroperasi kembali. "Klien kami berpesan jika sudah mesin beroperasi segera hubungi klien kembali," ujar Sjonanto.

Sjonanto juga berharap setelah dikucurkannya modal kerja sebesar Rp 20 miliar dan akan beroperasinya kembali mesin pabrik diharapkan suspensi saham SIMA dapat dicabut oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebagaimana diketahui, saham SIWA sudah disuspensi BEI sejak Juni 2011, karena kinerja perseroan terus memburuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Asnil Amri