Simak Arah IHSG dan Rekomendasi Saham Menanti RDG BI, FOMC The Fed dan Hasil Pemilu



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada perdagangan hari ini, Rabu (20/3) para investor dan pelaku pasar akan mencermati sejumlah agenda. Terutama menanti arah suku bunga acuan dari bank sentral Indonesia dan Amerika Serikat (AS) serta hasil pengumuman Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Ketiga agenda tersebut adalah hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed, serta pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hasil Pemilu dan Pilpres.

Indesk Harga Saham Gabungan (IHSG)  ditutup menguat 34,29 poin atau 0,47% ke level 7.336,74 pada perdagangan Selasa (19/3).


Tim Research Analyst Stocknow.id menambahkan IHSG kemarin membentuk sebuah pattern twezzer bottom yang mengindikasikan reversal trend. Tetapi hal ini masih berat untuk berlanjut karena beberapa sentimen yang berpoteni terjadi hari ini, dan indikator stochastic yang belum menunjukkan sinyal reversal trend.

Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham AKRA, PTBA, EXCL, ULTJ untuk Rabu (20/3)

Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengamati selain faktor teknikal, konsolidasi juga kemungkinan didasari oleh sikap wait and see pelaku pasar jelang pengumuman hasil FOMC pada 21 Maret 2024 dini hari WIB.

Pasar di Indonesia juga mengharapkan petunjuk mengenai pemangkasan sukubunga acuan.

Perbaikan aktivitas ekonomi di AS akan berdampak positif pada world trade dan pada akhirnya memperbaiki kinerja ekspor Indonesia. BI juga dijadwalkan merilis hasil RDG BI di 21 Maret 2024, yang diprediksi masih menahan sukubunga acuan di 6%.

Selain suku bunga, Tim Research Analyst Stocknow.id juga menyoroti katalis dari pengumuman hasil Pemilu oleh KPU. Dengan hasil yang diperkirakan sesuai dengan ekspektasi para pelaku pasar. Meski begitu, gejolak pasar saat terjadi pengumuman siang nanti tetap perlu diantisipasi.

Tim Research Analyst Stocknow.id memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan kecenderungan melemah terbatas pada hari ini dengan menguji level classic supportnya pada 7.276 dan resistancenya di level 7.370. 

Sedangkan Valdy memperkirakan IHSG pada hari ini akan bergerak pada rentang support 7.275, pivot di 7.350 dan resistance di 7.375.

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menaksir IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.325 – 7.375.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham TOTL, ESSA, CFIN, dan ENRG untuk Perdagangan Rabu (20/3)

Berikut rekomendasi saham pilihan dari para analis untuk perdagangan hari ini:

Tim Research Analyst Stocknow.id

1. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)

Strategi: Swing Trade Rekomendasi: Buy pada area harga Rp 845 Target harga 1: Rp 865 Target harga 2: Rp 880 Stoploss: Rp 820.

2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Strategi: Swing Trade Rekomendasi: Buy pada area harga Rp 1.255 Target harga 1: Rp 1.300 Target harga 2: Rp 1.325 Stoploss: Rp 1.215.

3. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Strategi: Swing Trade Rekomendasi: Buy pada area harga Rp 1.280 Target harga 1: Rp 1.320 Target harga 2: Rp 1.345 Stoploss: Rp 1.230.

4. PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)

Strategi: Fast Trade Rekomendasi: Buy pada area harga Rp 296 Target harga 1: Rp 304 Target harga 2: Rp 312 Stoploss: Rp 284.

Maximilianus Nico Demus - Pilarmas Investindo Sekuritas

1.PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Last price: Rp 226

Support: Rp 222 Resistance: Rp 232 Target harga: Rp 230.

Baca Juga: Intip Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (20/3)

2. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)

Last price: Rp 845 Support: Rp 830 Resistance: Rp 860 Target harga: Rp 855.

3. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)

Last price: Rp 1.305 Support: Rp 1.260 Resistance: Rp 1.335 Target harga: Rp 1.350.

Sedangkan pilihan saham utama (top pick) dari Phintraco Sekuritas untuk Rabu (20/3) ini adalah JPFA, CTRA, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi